Aneka Manfaat Buah Jaboticaba untuk Kesehatan

Aneka Manfaat Buah Jaboticaba untuk Kesehatan

Naviri.Org - Jaboticaba (Myrciaria cauliflora) adalah buah mirip anggur, dan terkenal dengan sebutan anggur Brasil. Buah ini memang berasal dari Brasil. Di Indonesia, tanaman jaboticaba telah lama dibudidayakan, meski buahnya mungkin belum sepopuler buah-buahan lain.

Buah jaboticaba berbentuk bulat berwarna ungu kehitaman, dengan diameter 3-4 cm. Saat tumbuh di pohon, buah jaboticaba biasa melekat pada batang. Kulit buahnya tipis, tapi kencang. Di Brasil, kulit buah jaboticaba biasa dikeringkan, untuk kemudian digunakan sebagai obat diare, asma, atau radang.

Tumbuhan jaboticaba dapat tumbuh mencapai 3-8 meter, atau bisa lebih tinggi lagi jika berada di lingkungan yang cocok. Tumbuhan jaboticaba termasuk anggota keluarga Myrtaceae, dan merupakan tumbuhan tropis juga subtropis. Meski buahnya sangat mirip anggur, namun pohonnya memiliki perbedaan. Kalau pohon anggur merambat, pohon jaboticaba tumbuh dengan batang keras dan berdiri tegak.

Yang unik, buah jaboticaba memiliki rasa yang berbeda sesuai usia kematangannya. Buah jaboticaba umumnya matang setelah 20-30 hari seusai munculnya bunga. Sembilan hari terakhir menjelang matang, perubahan mulai terjadi.

Pada hari pertama, rasa buah jaboticaba mirip rasa jambu biji. Pada hari kedua, rasanya seperti manggis. Kemudian, secara berturut-turut, rasanya terus berubah menjadi mirip leci, markisa, srikaya, hingga anggur. Pada hari kesembilan, saat buah matang sempurna, rasa buah itu pun khas rasa jaboticaba yang manis dan enak, serta memiliki aroma harum.

Buah jaboticaba sebenarnya memiliki nilai tinggi, karena harganya relatif mahal. Yang menjadikan buah ini kurang populer, karena pohon jaboticaba membutuhkan waktu yang sangat lama untuk berbuah.

Untuk berbunga saja, dibutuhkan waktu sekitar 3 tahuh setelah tumbuh mandiri. Setelah kapasitas buahnya penuh, masih dibutuhkan waktu lagi hingga 2 tahun. Karenanya, bisa dibilang diperlukan waktu 5 tahun untuk mendapatkan buah dalam kapasitas penuh. Meski begitu, pohon jaboticaba mampu hidup hingga 150 tahun.

Tumbuhan jaboticaba dapat berkembang baik di daerah dengan ketinggian antara 0-1.000 m di atas permukaan laut, dan membutuhkan sinar matahari langsung atau daerah yang agak ternaungi.

Tumbuhan jaboticaba dapat tumbuh dan berbuah dengan baik pada jenis tanah yang gembur, berdrainase baik, dan ber-pH antara 5,5-6,5. Tanaman ini toleran terhadap angin, tapi tidak terhadap udara asin laut. Tanaman ini bisa tumbuh saat ditanam di tanah, juga di pot, dan menjadi tanaman buah dalam pot.

Selain enak dan menyegarkan, buah jaboticaba juga memiliki kandungan antioksidan yang sangat baik untuk tubuh, bahkan digolongkan sebagai makanan antikanker. Sementara kulit buahnya memiliki kemampuan sebagai obat untuk mengatasi asma dan batuk berdarah. Karenanya, rutin mengonsumsi buah ini dapat memberi manfaat yang baik untuk kesehatan.

Penelitian yang dilakukan University of Campinas di Brazil, yang dipublikasikan di Jurnal Food Research Intenational, menyatakan bahwa kandungan antosianin tinggi di dalam buah jaboticaba bisa berfungsi sebagai antioksidan yang baik dalam mengatasi stres, mencegah penyakit jantung, menjaga berat badan dan menjauhkan obesitas, meningkatkan daya ingat, hingga memberi perlindungan jaringan otak janin pada ibu hamil.

Related

Health 8182929249025119047

Recent

Hot In The Week

100 Artis Tercantik Indonesia Saat Ini

Naviri.Org - Ada banyak sekali artis wanita di Indonesia, khususnya artis musik, juga artis film dan sinetron. Selama bertahun-tahun, du...

item