7 Problem Seputar Payudara dan Penjelasannya

 7 Problem Seputar Payudara dan Penjelasannya

Naviri.Org - Payudara yang indah tidak selalu berati sehat. Namun, tidak sedikit wanita yang mengabaikan faktor kesehatan dan lebih mementingkan segi keindahan bentuk payudara demi alasan penampilan yang sempurna. Padahal, apabila faktor kesehatan tidak diperhatikan, maka risikonya akan menjadi besar. Kanker payudara adalah salah satu contoh momok yang selama ini terus-menerus mengancam kaum wanita.

Berikut ini adalah beberapa problem seputar payudara yang menurut Dr. Rosemary Leonard, sering dan banyak dikeluhkan oleh kaum wanita.

Payudara sering terasa sakit, terutama saat-saat menjelang masa haid

Itu adalah sesuatu yang wajar, apabila menjelang haid payudara membesar ukurannya. Biasanya menjadi lembek dan kadang-kadang menimbulkan rasa sakit. Penyebabnya adalah hormon yang tidak seimbang, yaitu terlalu banyak estrogen atau kekurangan progesteron.

Tidak usah terlalu dikhawatirkan karena itu bukan tanda kanker. Apabila Anda mengalaminya, sebaiknya Anda menggunakan bra yang ukurannya benar-benar sesuai dengan payudara Anda, baik siang ataupun malam. Pada sebagian wanita, hal semacam itu dapat diatasi dengan cara meminum vitamin B6. Cobalah mulai dengan dosis 50 mg setiap hari.

Benjolan yang bukan pertanda kanker

Menurut keadaan normal, gumpalan itu seharunya tidak ada. Tetapi ada juga wanita yang memiliki benjolan tetap, sebagian lagi hanya menemukan pada saat mendekati masa haid. Sebaiknya periksalah secara teratur setiap bulan di waktu yang berbeda untuk mengenalinya.

Gumpalan atau benjolan sering berada di sekitar dada, meluas ke arah ketiak, biasanya ada kelebihan kelenjar. Benjolan ini mungkin juga disebabkan karena hormon yang tidak seimbang. Hindari makanan yang mengandung banyak lemak, kurangi garam dan kopi. Berhenti merokok juga membantu (apabila Anda merokok).

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter setahun sekali.

Daerah yang lembek di payudara

Periksakan terus tempat dimana yang dirasakan sakit atau lembek. Banyak kasus seperti itu yang rupanya hanya karena perubahan hormon saja. Tidak usah terlalu dikhawatirkan. Tapi untuk wanita usia lanjut, ini merupakan tanda adanya masalah. Segeralah temui dokter Anda untuk mengkonsultasikannya.

Benjolan di payudara selalu berpindah-pindah

Ini tergolong sedikit berbahaya. Biasanya dinamakan benjolan tikus karena aktivitasnya yang cepat sekali. Kebanyakan timbul pada wanita berusia belasan tahun sampai 20 tahunan. Segera temui dokter, karena tidak menutup kemungkinan adanya benjolan yang nakal itu sebenarnya adalah kanker.

Penggunaan pil yang membuat payudara menjadi besar dan lembek

Estrogen yang bercampur pil ini mungkin penyebab adanya kelembekan, pembesaran, atau rasa sakit. Beri waktu selama tiga bulan, apabila masih terjadi, silakan ganti segera dengan pil lain.

Membesarnya salah satu puting payudara

Secara umum, ini merupakan tanda kecil berkembangnya kelenjar air susu. Biasanya ini bukan gejala kanker, tapi pada wanita usia lanjut kadang ada noda darah. Ini memerlukan perhatian serius.

Usia risiko tinggi terkena kanker payudara

Di bawah usia 30 tahun, biasanya tidak terjadi hal-hal yang ditakutkan itu, tetapi setelah menopause kemungkinan untuk terkena kanker menjadi tinggi. Apabila seorang wanita memiliki ibu atau saudara yang mengidap kanker payudara sebelum masa menopause, maka wanita tersebut memiliki risiko dua kali lebih besar. Risiko tinggi juga terjadi apabila tidak memiliki anak atau berkeluarga setelah berusia 35 tahun.

Baca juga: Panduan agar Payudara Selalu Sehat dan Indah

Related

Health 7337127824757791481

Recent

Hot In The Week

100 Artis Tercantik Indonesia Saat Ini

Naviri.Org - Ada banyak sekali artis wanita di Indonesia, khususnya artis musik, juga artis film dan sinetron. Selama bertahun-tahun, du...

item