Cerita dan Pengalaman Artis di Balik Produksi Film Porno

 Cerita dan Pengalaman Artis di Balik Produksi Film Porno

Naviri.Org - Film porno diproduksi oleh negara-negara yang melegalkannya, dan ada banyak sekali film porno yang beredar di dunia, khususnya lewat internet. Saat menyaksikan film porno, kita mungkin membayangkan alangkah enak menjadi artis atau pemain film porno, karena bisa menikmati hubungan seks, sekaligus dibayar.

Bahkan, bagi yang ingin terkenal, menjadi pemain film porno juga bisa menjadi sarana untuk meraih popularitas. Maria Ozawa bisa menjadi contoh dalam hal ini. Dia terkenal di dunia, karena menjadi pemain film porno Jepang, atau yang biasa disebut film JAV. Setelah terkenal dan memiliki banyak uang dari penghasilannya bermain film porno, Maria Ozawa pun mengundurkan dari industri film JAV.

Tetapi, apakah memang menjadi pemain film porno seenak itu? Dapat berhubungan seks dengan asyik, bahkan dibayar, juga berpotensi untuk terkenal? Rupanya, kenyataan tidak selalu seindah khayalan. Setidaknya, hal itu diungkap oleh Jenn Tisdale, seorang wanita yang menjadi artis atau pemain film porno Amerika.

Kepada Woman’s Health, Jenn Tisdale menyatakan bahwa proses produksi film porno tidak semudah atau seindah yang mungkin dibayangkan orang-orang. Sebagai contoh, Jenn Tisdale menyatakan bahwa dia pernah diminta untuk tetap melanjutkan syuting, meski waktu itu sedang menstruasi atau datang bulan.

“Sutradara waktu itu meminta saya untuk tetap melanjutkan syuting,” ujar Jenn Tisdale menceritakan.

Ketika seseorang akan memasuki industri pornografi atau menjadi artis pemain film porno, prosesnya juga ternyata tidak mudah. Jenn Tisdale mengungkapkan, sebelum syuting, seorang calon pemain harus menjalani serangkaian tes untuk mengetahui apakah memiliki penyakit menular seksual atau tidak. Setelah diketahui sehat (tidak memiliki penyakit menular seksual), baru beberapa minggu kemudian menjalani proses produksi.

Jenn Tisdale, yang kini berusia 33 tahun, juga mengatakan bahwa proses produksi film porno membutuhkan usaha yang cukup berat, dan tidak semua artis film bisa menjalaninya. Misalnya, saat syuting atau pengambilan gambar, Jenn Tisdale harus pura-pura orgasme, meski sebenarnya dia tidak merasakan nikmat sama sekali.

“Meski pasangan mainku tampan, hal itu tidak menjamin bisa membuatku orgasme,” ujarnya.

Untungnya, tidak semua pemain pria yang menjadi pasangan dalam film porno tidak peduli dengan pasangan atau lawan main wanita. Jenn Tisdale mengakui, ada pemain pria yang peduli terhadap kepuasan lawan mainnya.

Terkait hal itu, ia mengisahkan, “Pernah aku syuting dengan aktor bernama Deen. Ia menanyakan padaku mengenai apa yang aku sukai dan tidak. Lalu aku jawab hal-hal yang membuatku nyaman. Dan dia memperlakukanku seperti yang kuinginkan.”

Baca juga: Negara-negara yang Palin Banyak Membuka Situs Porno

Related

Insight 1834070737006716358

Recent

Hot In The Week

100 Artis Tercantik Indonesia Saat Ini

Naviri.Org - Ada banyak sekali artis wanita di Indonesia, khususnya artis musik, juga artis film dan sinetron. Selama bertahun-tahun, du...

item