Kisah Perjalanan Hidup dan Karir Farah Quinn

Kisah Perjalanan Hidup dan Karir Farah Quinn

Naviri.Org - Farah Quinn dikenal sebagai chef selebriti di Indonesia. Hal itu berawal dari kegemarannya membantu sang ibu dalam memasak di dapur. Wanita kelahiran Bandung, 8 April 1980 ini menghabiskan masa kecil di Sumatera, dan di sanalah ia pertama kali bersentuhan dengan urusan dapur bersama ibunya.

Selepas SMA, Farah Quinn melanjutkan kuliah di jurusan finance di Indiana University Of Pennsylvania, Amerika Serikat. Jurusan yang sebenarnya tidak ingin ia masuki, karena ia lebih suka mempelajari resep masakan ketimbang belajar ekonomi. Tapi saat itu, wanita berkulit kecokelatan ini yakin, keinginannya pasti akan ditentang oleh sang ayah. Karena itulah Farah Quinn memutuskan untuk mengambil jurusan tersebut.

Farah Quinn mengakui, dirinya bukanlah tipe pekerja kantoran. Karena itulah dia memulai kariernya di Lydia's Pittsburgh, sebuah restoran Italia terkenal di Pittsburgh, Pennsylvania. Ia juga melanjutkan pendidikannya di Pittsburgh Culinary Institute, dan mengambil keahlian khusus dalam bidang pastry atau kue-kue.

Setelah lulus kuliah, Farah Quinn pindah ke Phoenix, Arizona. Ia kemudian bekerja di Arizona Biltmore Resort. Dia juga sempat mengikuti World Pastry Championship, dan mendapatkan kesempatan belajar memasak pada Chef Ewald Notter and Colette Peters.

Pada 2003, Farah Quinn membuka restoran sendiri bernama “Camus” di Phoenix, Arizona. Restoran itu dianugerahi 4 bintang untuk masakan, dan juga banyak penghargaan lainnya. Farah Quinn pun memperoleh banyak ketenaran. Gara-gara restorannya, nama Farah Quinn mulai tenar. Ia kerap tampil di beberapa koran dan majalah. Kini, Restoran “Camus” kemudian dijualnya.

Pada 2005, keberuntungan membawa Farah Quinn dalam acara pertemuan G8 di Sea Island Georgia. Di bawah bimbingan Chef James Mullaney, ia menciptakan menu dessert spesial. Hidangan penutup itu disajikan untuk beberapa orang seperti Ibu Negara Laura Bush dan delegasi dunia lain.

Suatu hari, Farah Quinn menunjukkan portofolionya kepada Helmi Yahya. Presenter kondang itu tertarik, dan kemudian mengajak Farah untuk tampil sebagai bintang tamu dalam sebuah acara. Beberapa lama setelah itu Farah Quinn dihubungi oleh stasiun TransTV. Ia ditawari untuk membawakan acara masak-memasak. Farah mengiyakan. Sejak itu, Farah Quinnn resmi membawakan acara “Ala Chef” di Trans TV sejak November 2008.

Pada akhir 2012, Farah Quinn menjadi pembawa acara The Big Break yang ditayangkan Asian Food Channel. Acara The Big Break diikuti oleh 12 peserta dari kalangan ekonomi lemah. Peserta yang dipilih memiliki usia berkisar antara 16 hingga 25 tahun. Pesertanya terpilih lewat hasil seleksi yang dilakukan di 6 negara, yaitu Malaysia, Mongolia, Filipina, Thailand, Singapura, dan juga Korea Selatan.

Dalam kompetisi masak itu, penilaian dilakukan oleh dua orang juri, yaitu Farah Quinn, celebrity chef dari Indonesia, dan Executive Chef Resort World Sentosa, Alan Orreal. Keduanya juga menjadi mentor para peserta dalam kompetisi The Big Break. Mereka juga dibantu oleh tim F&B dari Resorts World Sentosa yang juga ambil bagian dalam penyelenggaraan The Big Break ini.

Pada tahun yang sama, Farah Quinn didapuk menjadi duta in-flight meal maskapai penerbangan Air Asia Indonesia. Sebagai duta in-flight meal, Farah Quinn menyajikan beragam kuliner khas Indonesia untuk penumpang. Ia dikontrak selama satu tahun.

Lihat: Koleksi Foto-foto Hot dan Seksi Farah Quinn

Related

Celebrity 4038431319134569276
item