Plus Minus Berhubungan Seks dengan Pria yang Disunat dan Tidak Disunat

Plus Minus Berhubungan Seks dengan Pria yang Disunat dan Tidak Disunat

Naviri.Org - Sunat adalah pemotongan kulit kulup yang menutupi kepala penis pria. Karenanya, perbedaan antara penis yang disunat dengan yang tidak adalah pada kulit kulup tersebut. Penis yang disunat tidak memiliki kulit kulup yang menutupi kepala penis, karena sudah dipotong dalam proses sunat. Sementara penis yang tidak/belum disunat masih memilih kulit kulup yang menutupi kepala penis.

Dalam urusan hubungan seks, penis yang disunat dan yang tidak disunat memiliki pengaruh berbeda. Berikut ini uraiannya.

Menurut Center for Disease Control and Prevention atau CDC, misalnya, penis yang tidak disunat memiliki kemungkinan risiko yang lebih besar terhadap kesehatan, dibanding penis yang disunat. Kemudian, penis yang tidak disunat juga menjadikan penis rentan terkena infeksi.

Karena tidak disunat, penis masih memiliki kulit kulup, sehingga kelembapan akan terperangkap di antara penis dan kulupnya, dan hal tersebut dapat memicu bakteri atau kuman berkembang biak. Karena itu pula, penis yang tidak disunat rentan terkena infeksi jamur, infeksi saluran kencing, dan penyakit menular seksual (khususnya virus HPV dan HIV).

Terkait hal itu, Supriya Mehta, Ph.D, ahli epidemiologi di Universitas Illinois di Chicago, menyatakan, “Wanita yang berhubungan seksual dengan pria yang tidak disunat lebih berisiko terkena bakteri vaginosis.”

Penis yang disunat lebih mudah dibersihkan, karena kepala penis tidak lagi tertutup kulit kulup. Sebaliknya, penis yang tidak disunat lebih sulit dibersihkan, sehingga menjaga kebersihan penis yang tidak disunat sepanjang waktu juga lebih sulit. Latar belakang itu menjadikan sebagian wanita merasa lebih nyaman saat berhubungan intim dengan pria yang disunat. “Dan hal itu bisa meningkatkan fungsi seksual wanita, karena merasa risiko tertular infeksi berkurang,” tutur dokter kandungan dan kebidanan, Alyssa Dweck, M.D.

Karena wanita merasa nyaman saat berhubungan seks—dalam hal ini dengan pria yang penisnya disunat—maka wanita pun lebih mampu menikmati hubungan seks yang dialami.

Kenyamanan wanita dalam berhubungan seks dengan pria yang disunat, dilatari kenyataan karena penis yang disunat relatif lebih bersih, sehingga wanita pun tidak terlalu khawatir untuk terkena atau tertular penyakit menular seksual.

Terkait kenikmatan dalam berhubungan seks, sebenarnya belum bisa dipastikan bahwa berhubungan seks dengan pria yang disunat lebih baik daripada dengan pria yang tidak disunat. Yang dipaparkan di atas adalah kenyamanan, khususnya dari pihak wanita, ketika melakukan aktivitas seks. Sementara terkait kenikmatan, bisa dibilang belum ada jawaban pasti.

Di Denmark, misalnya, pernah dilakukan studi yang menghasilkan kesimpulan bahwa wanita lebih puas ketika berhubungan seks dengan pasangan yang tidak disunat, daripada ketika berhubungan seks dengan pria yang disunat. Tetapi, seiring dengan itu, ada studi lain yang menghasilkan kesimpulan sebaliknya. Bahwa penis yang disunat lebih memberi kenikmatan pada wanita, daripada penis yang tidak disunat.

Terkait hal itu, para ahli menyatakan, bahwa kulit kulup pada penis yang tidak disunat bisa meningkatkan kenikmatan saat berhubungan seks. Ketika kulup penis yang tidak disunat tertarik, ia akan mengumpul di sekitar pangkal penis, sehingga menyebabkan gesekan lebih pada klitoris. Hal itu akan memberi peran dalam memberi tambahan kenikmatan pada wanita yang menyukai rangsangan pada klitorisnya.

Terlepas dari hal itu, penelitian lain di Denmark menemukan bahwa wanita yang berhubungan seks dengan pria yang disunat memiliki kemungkinan rasa nyeri tiga kali lipat dibandingkan wanita yang berhubungan seks dengan pria yang tidak disunat. Penyebabnya, penis yang tidak disunat ternyata lebih licin dan lembut.

Ketika berhubungan seks, vagina akan mengeluarkan pelumas, untuk memudahkan aktivitas tersebut. Pada sebagian wanita, vaginanya kadang tidak cukup basah, sehingga aktivitas seks jadi kurang nyaman. Dalam hal itu, aktivitas seks dengan penis yang tidak disunat bisa mengurangi rasa tidak nyaman tersebut, karena kondisi penis yang tidak disunat lebih licin dan lembut, daripada penis yang disunat.

Baca juga: Merindukan Seks Setelah Ditinggal Pasangan

Related

Sexology 4231285904583920417

Recent

Hot In The Week

100 Artis Tercantik Indonesia Saat Ini

Naviri.Org - Ada banyak sekali artis wanita di Indonesia, khususnya artis musik, juga artis film dan sinetron. Selama bertahun-tahun, du...

item