Mengenal Asgardia, Negara di Luar Angkasa

Mengenal Asgardia, Negara di Luar Angkasa

Naviri.Org - Selama ini, orang kerap mengatakan bahwa kita tidak punya pilihan lain selain tetap tinggal di bumi, tak peduli sejengkel apa pun kita terhadap kondisi bumi yang makin semrawut, makin kotor, makin penuh macet, dan makin penuh polusi. Karena selama ini memang kita tidak punya alternatif lain untuk tempat tinggal. Jadi, tak peduli seperti apa pun kondisi bumi, mau tak mau kita harus tetap tinggal di bumi.

Sekarang, ada kabar menarik, khususnya bagi orang-orang yang mungkin sudah tidak betah tinggal di bumi. Kini, ada tempat tinggal baru selain bumi yang bisa dihuni. Namanya Asgardia.

Asgardia adalah negara yang ada di luar angkasa, dan keberadaannya telah didaftarkan ke PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) pada 12 Oktober 2016, dan diharapkan menjadi negara utuh yang berdaulat di luar angkasa. Karenanya, sekali lagi, kalau Anda bosan atau tidak betah tinggal di bumi, sekarang Anda punya pilihan untuk pindah ke Asgardia, yang jelas di luar bumi.

Asgardia, yang nama resminya Negara Antariksa Asgardia, memiliki semboyan “Satu Kemanusiaan, Satu Persatuan”. Di Asgardia, penduduknya dijanjikan kehidupan yang damai dan lebih mengedepankan keutuhan komunitas, alih-alih perbedaan yang berujung perpecahan. Setidaknya, itulah visi pokok yang tertulis di website resmi mereka.

Lebih rinci, Asgardia mengajukan tiga hal penting terkait negara yang didirikan di luar angkasa tersebut. Pertama, Asgardia akan menjamin penggunaan antariksa secara damai.

Kedua, melindungi planet bumi dari marabahaya, mulai dari asteroid dan komet, sampah buatan manusia yang menumpuk di orbit bumi, radiasi kosmik dari reaksi nuklir di supernova, hingga kemungkinan infeksi yang dibawa mikroorganisme dari meteor atau makhluk lain.

Ketiga, Asgardia adalah basis pengetahuan luar angkasa yang bebas dan tak memiliki campur tangan militer (demiliterisasi), sehingga bisa diakses secara gratis oleh siapa pun, terutama orang di negara berkembang yang tak punya akses ke luar angkasa. “Asgardia” sendiri diambil dari nama salah satu dari sembilan dunia mitologi Norwegia dan menjadi rumah bagi para dewa yang berasal dari suku Æsir.

Sejak negara Asgardia diumumkan ke publik, keberadaannya segera menarik minat banyak orang yang mendaftar untuk menjadi penduduknya. Jumlah pendaftar bahkan telah mencapai lebih dari 100 ribu orang, sejak dua hari diumumkan. Tiga minggu kemudian, jumlah pendaftar sudah menembus angka 500.000. Setelah verifikasi pendaftaran dibikin lebih serius (diduga para pendaftar di awal pengumuman hanya sedang bercanda), pendaftarnya pada Juni 2017 tercatat berjumlah sekitar 210.000 orang.

Per 27 Juli 2017, jumlah pendaftarnya bertambah menjadi 278.441. Mereka berasal dari hampir semua negara, termasuk dari Indonesia yang mencapai 8.446 orang (83 persen laki-laki, 17 persen perempuan). Pendaftar terbanyak berasal dari Turki (41.513), lalu diikuti Cina (39.347), Amerika Serikat (34.100), Brasil (11.332), Inggris (10.869), Italia (10.018), Meksiko (9096), dan Indonesia di urutan ke-8.

Nah, tertarik untuk ikut mendaftar dan menjadi penghuni negara Asgardia?

Baca juga: Memahami Perbedaan Generasi Milenial dan Generasi Z

Related

Insight 9185533682703553595
item