Kisah-kisah Pembalasan Dendam Korban Perkosaan

Kisah-kisah Pembalasan Dendam Korban Perkosaan

Naviri.Org - Dalam film I Spit On Your Grave, kita mengenal sosok Jennifer, wanita korban perkosaan yang melakukan pembalasan dendam kepada orang-orang yang memperkosanya. Dalam film itu, Jennifer bisa dibilang sadis dalam melakukan pembalasan dendam, karena tidak hanya menyiksa para pelaku perkosaan, tapi juga mengakhiri riwayat mereka.

Ternyata, pembalasan dendam korban perkosaan kepada para pelaku pemerkosaan tidak hanya terjadi di film. Di dunia nyata juga ada kisah-kisah serupa, dan berikut ini di antaranya.

Nevin Yildirim

Nevin Yildirim adalah wanita Turki, yang diperkosa oleh tetangganya sendiri, bernama Nurettin Gider. Si pelaku menodongkan senjata pada Nevin Yildirim ketika pertama kali memperkosa wanita itu, sehingga Nevin Yildirim ketakutan. Tidak hanya memperkosa, Nurettin Gider juga memotret Nevin Yildirim yang sedang telanjang, dan menggunakan foto itu untuk terus memperkosa wanita tersebut.

Nurettin Gider mengancam Nevin Yildirim akan menyebarkan foto telanjang wanita itu ke suami dan orang-orang lain, jika Nevin Yildirim tidak mau melayaninya. Waktu itu, suami Nevin Yildirim sedang bekerja di luar kota. Dan selama suaminya tidak ada di rumah, Nevin Yildirim harus terus menerima perlakuan Nurettin Gider yang sangat melukainya.

Akhirnya, setelah tidak kuat lagi menerima perlakuan Nurettin Gider, Nevin Yildirim pun menyiapkan pembalasan dendam. Pada September 2012, ketika Nurettin Gider kembali mendatanginya, Nevin Yildirin mengambil senjata milik mertuanya, lalu menembak Nurettin Gider hingga pria itu jatuh. Tidak cukup sampai di situ, Nevin Yildirin menembak selangkangan Nurettin Gider sampai sepuluh kali, menusuk perutnya, kemudian memenggal kepalanya.

Dengan tangan berlumuran darah, Nevin Yildirin membawa potongan kepala Nurettin Gider ke alun-alun Turki, dan masyarakat pun gempar.

Lorena Bobbitt

Lorena Bobbitt adalah wanita Virginia, Amerika Serikat, yang menikah dengan seorang pria bernama John Bobbit. Pernikahan mereka bisa dibilang tidak harmonis, dan John sering memperkosa istrinya sendiri, selain juga melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga yang menyebabkan Lorena Bobbitt sering terluka.

Semula, Lorena Bobbitt masih berusaha menerima perlakuan suaminya. Sampai suatu malam, John kembali memperkosa Lorena Bobbitt. Peristiwa itu terjadi pada Juni 1993. Seperti biasa, Lorena Bobbitt kembali menerima kekerasan suaminya. Tetapi, kali ini, Lorena Bobbitt sudah tak tahan.

Usai memperkosa, John tertidur karena teler. Lorena Bobbitt mengambil pisau di dapur, lalu memotong penis John. Setelah itu, ia pergi meninggalkan rumah dengan membawa potongan penis John, lalu membuangnya ke sebuah tempat sampah.

Atas perbuatan tersebut, Lorena Bobbitt diajukan ke pengadilan, namun dibebaskan karena dinilai tidak waras. Sementara John, suaminya, beruntung karena potongan penisnya bisa disambung kembali. Belakangan, John menjalani karier sebagai aktor film porno.

Jackie Clarke

Jackie Clarke adalah wanita yang tinggal di kota kecil bernama  Tonbridge, Inggris. Pada 16 Februari 2005, seorang pria tetangganya mendatanginya, dan memperkosanya.

Karena dendam, Jackie Clarke merencanakan pembalasan dendam. Ia mengundang tetangganya tersebut, dan berdalih mengajaknya minum kopi. Si pemerkosa tidak curiga, dan mendatangi undangan tersebut. Ia meminum kopi yang disuguhkan, tanpa menyadari di dalamnya telah diberi obat bius.

Setelah si pemerkosa tidak sadar, Jackie Clarke mengikatnya ke sebuah kursi, lalu memukuli kaki pria itu dengan tongkat baseball. Tidak hanya itu, Jackie Clarke juga membuat tato di penis pria tersebut, berbunyi “Rapist” (Pemerkosa). Ia mentato penis pria itu dengan jarum jahit dan tinta biasa, serta ditusukkan sembarangan ke penis si pemerkosa.

Atas hal tersebut, Jackie Clarke diajukan ke pengadilan, dan divonis enam tahun penjara. Hakim di pengadilan bertanya, “Apakah Anda menyesali perbuatan Anda?” Jackie Clarke menjawab dia justru puas dengan yang telah dilakukannya. “Jika saya melakukannya, saya memang harus melakukannya,” ujar Jackie Clarke.

Pemerkosa yang terbakar

Antonio Cosme Velasco Soriano adalah penjahat Spanyol yang memperkosa seorang gadis berusia 13 tahun. Peristiwa itu terjadi pada 1998. Atas perbuatannya, dia pun divonis hukuman 9 tahun penjara. Tetapi, baru tiga hari setelah vonis, dia terlihat bebas dan sedang santai minum kopi di sebuah kafe.

Kebetulan, waktu itu, ibu gadis yang diperkosa sedang melintas, dan melihat Antonio di sana. Dengan kurang ajar, Antonio menegur sang ibu, “Bagaimana putrimu?”

Tidak banyak omong, ibu yang tidak disebutkan namanya itu lalu mengambil bensin, mengguyurkannya ke tubuh Antonio, dan membakar pria itu. Antonio tewas 11 hari kemudian, akibat luka bakar parah. Sementara ibu yang membakarnya dibebaskan dari hukuman, setelah mendapatkan dukungan kuat dari masyarakat.

Baca juga: Rape-aXe, Senjata Mengerikan untuk Melawan Perkosaan

Related

World's Fact 6396642586621562597

Recent

Hot In The Week

100 Artis Tercantik Indonesia Saat Ini

Naviri.Org - Ada banyak sekali artis wanita di Indonesia, khususnya artis musik, juga artis film dan sinetron. Selama bertahun-tahun, du...

item