Kisah Penemuan Penyakit Kelamin di Masa Lalu

Kisah Penemuan Penyakit Kelamin di Masa Lalu

Naviri.Org - Penyakit kelamin bukan barang baru. Penyakit yang umumnya berasal dari aktivitas seks berisiko itu telah ada sejak zaman dulu. Bisa jadi, di masa lampau, penyakit itu telah mewabah, namun belum dikenali. Lalu, siapa dokter pertama di dunia yang menemukan dan mendiagnosis penyakit kelamin?

Dokter pertama yang mendiagnosis penyakit kelamin adalah Dr. Cumano. Dia dokter militer asal Venezia, Italia. Dr. Cumano menemani raja Prancis, Charles VII, saat terjadi pertempuran Fornovo antara kerajaan Prancis menghadapi aliansi kerajaan Italia di Napoli, 6 Juli 1495.

Setelah perang usai, Cumano menyaksikan beberapa serdadu infantri memiliki bintil-bintil di wajah dan sekujur tubuh. Bintil juga terdapat di bagian bawah kulup penis dan sering terasa gatal. Garukan bisa menyebabkan koreng yang perih. Beberapa hari kemudian, daya tahan tubuh si penderita kian menurun akibat rasa sakit di lengan, kaki, dan pecahnya bintil.

Menurut sejarawan Prancis Claude Quetel dalam Le Mal de Naples, gambaran yang dilakukan Cumano tadi merupakan yang pertama untuk penyakit ini. Orang-orang Prancis menyebutnya “Penyakit Napoli” (Le Mal de Naples) sementara orang Italia menyebutnya “Penyakit Prancis” (Mal Franzoso). Namun, penyakit dengan gejala seperti ini kemudian lebih dikenal dengan nama sifilis.

Sekadar catatan, penyakit kelamin sifilis pernah mewabah di Indonesia (yang waktu itu bernama Hindia Belanda), dan menjangkiti para serdadu Belanda. Karena hal itu pula, pemerintah kolonial meningkatkan anggaran untuk menanggulangi penyakit sifilis, yang semula f20.000 pada 1857, naik 130% menjadi f46.000 pada 1866.


Related

Insight 5502335187505086488

Recent

Hot In The Week

100 Artis Tercantik Indonesia Saat Ini

Naviri.Org - Ada banyak sekali artis wanita di Indonesia, khususnya artis musik, juga artis film dan sinetron. Selama bertahun-tahun, du...

item