Makanan-makanan untuk Menyapih Buah Hati

 Makanan-makanan untuk Menyapih Buah Hati

Naviri.Org - Selama enam bulan sejak dilahirkan, bayi tercukupi kebutuhan gizinya dengan menyusu ASI. Setelah enam bulan, meski ASI tetap diberikan hingga anak berusia dua tahun, si kecil perlu mengenal makanan pendamping ASI (MPASI). Secara bertahap, anak kemudian mulai mengonsumsi makanan pokok. Memang tidak ada salahnya tetap memberikan ASI di atas usia dua tahun. Namun, akan lebih baik jika anak mulai belajar mengonsumsi makanan pokok untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Setelah anak berusia di atas dua tahun, ASI mulai berkurang. Pada waktu itulah, makanan pokok anak semestinya mulai dipenuhi. Setelah usia dua tahun, ASI hanya berfungsi sebagai pelengkap. Anak boleh tetap menyusu, namun makanan pokoknya harus cukup. Makanan pokok juga bisa menjadi metode penyapihan bagi anak di atas usia dua tahun yang masih menyusu.

Yang kadang jadi masalah, ASI telah berkurang produksinya bahkan sebelum bayi mencapai usia dua tahun. Karena kenyataan itu, banyak ibu yang terpaksa menyapih anaknya lebih dini. Terlepas apakah Anda menyapih buah hati setelah dua tahun atau sebelumnya, mencari makanan pengganti ASI untuk buah hati Anda tentu bukan masalah sepele. Makanan pengganti yang akan diberikan pada si buah hati tentu harus kaya nutrisi, sama baiknya dengan ASI.

Berikut ini beberapa makanan yang bisa Anda pilih untuk diberikan pada si buah hati saat mulai menyapihnya.

Air beras

Sudah lama air rebusan beras dikenal sebagai makanan pengganti ASI, khususnya di Indonesia. Kenyataannya, air rebusan beras adalah makanan bergizi tinggi dan tidak menimbulkan efek samping yang mengkhawatirkan untuk diberikan sebagai makanan buatan sendiri.

Apel kukus

Apel adalah buah yang baik untuk tubuh saat dikonsumsi orang dewasa, juga anak-anak. Namun, untuk dapat dikonsumsi bayi, Anda bisa memberikannya dalam bentuk kukus. Caranya, kupas kulit apel, kemudian kukuslah apel dalam pressure cooker sekitar 4-5 menit. Setelah itu Anda bisa mencampurkannya dalam makanan seperti bubur. Rasanya yang manis akan membuat bayi Anda menyukainya.

Pisang tumbuk

Pisang juga buah yang baik untuk dijadikan sebagai makanan pengganti ASI. Untuk memberikannya kepada bayi, tumbuklah terlebih dulu pisang tersebut hingga halus, untuk mengantisipasi bayi Anda kesulitan menelannya. Pisang memiliki kandungan kalsium dan kalium yang baik untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan bayi Anda.

Kentang rebus

Untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat bayi, Anda bisa memberikan kentang rebus. Setelah kentang direbus, tumbuklah sampai halus, agar bayi lebih mudah mengonsumsinya. Untuk menambah cita rasa dan nilai gizi di dalamnya, Anda bisa menambahkan susu ke dalam kentang tumbuk tersebut.

Bubur

Bubur bayi yang terbuat dari ubi, jagung, beras, atau kacang hijau, adalah makanan pengganti ASI yang baik untuk bayi. Bubur khusus ini bisa memenuhi kebutuhan karbohidrat mereka. Namun, pastikan Anda selalu membuat bubur dari bahan yang alami, bukan bubur olahan. Karena bubur olahan bagaimana pun disinyalir mengandung bahan pengawet yang bisa berdampak tidak baik untuk kesehatan bayi Anda.

Catatan:

Selain makanan-makanan tersebut sebagai pengganti ASI, Anda juga tidak boleh lupa untuk selalu mencukupi kebutuhan air buah hati Anda. Bagaimana pun, air juga dibutuhkan sebesar kebutuhan bayi terhadap makanan, khususnya untuk menjaga dehidrasi.

Baca juga: Makanan yang Perlu Dijauhi jika Ingin Perut Rata

Related

Parenting 2548307266278736228

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item