Tips Sehat Mengolah dan Mengonsumsi Telur

  Tips Sehat Mengolah dan Mengonsumsi Telur

Naviri.Org - Meski termasuk makanan alami yang sehat, telur masih dijauhi sebagian orang karena berbagai alasan yang dikaitkan dengan gangguan kesehatan. Misalnya, telur dianggap dapat meningkatkan kadar kolesterol. Anggapan itu kemungkinan berasal dari fakta bahwa sebutir kuning telur mengandung kolesterol sekitar 213 mg. Jumlah itu sedikit di bawah anjuran asupan maksimal harian, yaitu 300 mg. Karenanya, kuning telur pun dianggap sebagai biang keladi peningkatan kadar kolesterol.

Lalu benarkah telur—khususnya kuning telur—memang berkaitan dengan peningkatan kolesterol, sehingga bisa dianggap tidak sehat?

Pada tahun 2000, American Heart Association mengeluarkan anjuran pola makan untuk jantung sehat, dengan memperbolehkan asupan kuning telur satu butir tiap hari. Yang penting, dalam hal ini, sebenarnya adalah menjaga asupan kolesterol maksimal 300 mg setiap hari.

Menurut para ilmuwan, yang sangat berperan dalam peningkatan kadar kolesterol adalah asupan lemak jenuh, seperti lemak daging hewan, susu full-cream, dan lemak jenuh nabati.

Di luar masalah kandungan kolesterol, cara mengonsumsi dan mengolah telur juga perlu diperhatikan, agar gizi yang dikandungnya tidak rusak. Berikut ini beberapa tip yang bisa diperhatikan:

Agar kuning telur tidak berwarna keabu-abuan dan berbau, rebuslah selama 10 menit. Setelah itu, masukkan ke dalam air dingin. Jika ingin telur setengah matang, rebus selama 5 menit, lalu masukkan ke air dingin.

Hindari mengonsumsi telur mentah, karena mungkin terkontaminasi bakteri salmonela. Kontaminasi salmonela dalam telur bisa terjadi lewat berbagai cara. Salah satunya adalah kontaminasi tinja yang mengandung bakteri pada kulit telur. Mengonsumsi telur yang sudah terkontaminasi bakteri tersebut bisa menyebabkan diare, kram perut, dan demam, dalam jangka waktu 8-72 jam setelah mengonsumsi telur yang tercemar bakteri.

Untuk mengurangi risiko peningkatan kadar kolesterol, sebaiknya konsumsi telur yang kemasannya tertulis mengandung omega-3. Telur jenis itu berasal dari ayam yang diberi pakan khusus, sehingga kandungan omega-3 dan vitamin E di dalamnya lebih banyak dibandingkan jenis telur ayam yang biasa.

Untuk membatasi asupan kalori, terutama bagi penggemar telur goreng, sebaiknya gunakan wajan antilengket yang dioles sedikit minyak.

Baca juga: Tips dan Cara Menyukai Makanan Sehat

Related

Tips 6420245847242843650

Recent

item