Windows XP, Sistem Operasi Terpopuler di Dunia

Windows XP, Sistem Operasi Terpopuler di Dunia

Naviri.Org - Windows adalah sistem operasi komputer yang diproduksi oleh Microsoft. Windows memiliki beberapa seri, dari Windows 1.0, Windows 95, Windows 2000, Windows ME, Windows Vista, Windows XP, Windows 7, dan seterusnya. Namun, di antara semua seri Windows tersebut, Windows XP bisa dibilang sebagai sistem operasi tersukses sekaligus terpopuler di dunia.

Windows diluncurkan pertama kali pada 25 Oktober 2001. Huruf XP pada Windows XP memiliki arti “Experience”. Karenanya, Windows XP berarti "Windows Experience”. Sistem operasi ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan layanan berbasis web. Matt Rosoft, analis dari Microsoft, pada waktu itu menyatakan pada CNET, “Windows XP merupakan produk paling penting yang dirilis selepas Windows 95.”

Seperti versi-versi Windows lainnya, penjualan XP di masa-masa awal sangat sukses. Tiga hari selepas diluncurkan, XP terjual hingga 300 ribu kopi. Dalam dua bulan, angka penjualannya menembus 17 juta kopi.

Padahal dari sisi harga, Windows XP terbilang mahal. Microsoft mematok harga $199 untuk Windows XP Home Edition, atau setara $274.95 hari ini. Jika dibandingkan dari harga Windows 10 Home saat ini yang seharga $119,99, harga Windows XP dua kali lipat lebih mahal.

Windows XP memang spesial secara teknis. Salah satunya sistem operasi bikinan Microsoft pertama yang benar-benar menghadirkan teknologi 32-bit. Bit ialah istilah satuan data. 32-bit mengandung arti sistem komputer dapat memproses 232 data dalam satu waktu. Pada versi-versi sebelumnya, Microsoft lebih sering menghadirkan varian hibrid untuk mencari aman bagi para pemakai lawas.

Selain itu, Windows XP dibuat berdasarkan kernel, pondasi bagi sistem operasi Windows NT. NT merujuk “New Technology”, sistem operasi yang dirancang mudah dipakai khalayak umum.

Demi menambahkan aspek kemudahan, Windows XP menghadirkan konsep desain dan user interface bernama Luna dengan (masih) mengandalkan tombol “Start” dan “Control Panel”, kunci dari desain tatap muka pengguna. Selain itu, wallpaper ikonik bernama “Bliss” menambah ciamik muka depan sistem operasi tersebut.

Kendati demikian, Windows XP dianggap merusak rancang bangun Windows-Windows lain, yakni mengizinkan pengguna mengakses inti sistem secara bebas. Alhasil, program-program jahat seperti virus, malware, dan lain sebagainya mudah merasuk pada Windows.

Windows XP dibuat untuk menghapus sisi negatif rancang bangun Windows selama ini. Windows XP dirancang agar pengguna hanya bisa menggunakan file pribadi. Tanpa izin pemilik, tak ada program yang bisa mengakses sistem utama.

Sayangnya di titik inilah malapetaka menghampiri Windows XP. Banyak program yang lancar jaya berjalan di Windows sebelum XP, gagal berjalan pada sistem baru tersebut. Ini terjadi karena program-program tersebut tak kuasa mengakses sistem utama Windows XP.
Meski dikiritik, toh Windows XP terbukti menjadi Windows paling sukses. Salah satu indikasinya adalah lamanya waktu bagi Microsoft meluncurkan pengganti Windows XP.

Windows Vista, penerus Windows XP, baru dirilis pada 2007 atau enam tahun selepas Windows XP. Ini jelas prestasi yang tak dimiliki Windows-Windows setelahnya. Windows Vista sendiri sudah digantikan Windows 7 hanya dua tahun selepas kelahirannya. Windows 7 sendiri hanya berusia tiga tahun saat digantikan Windows 8. Usia Windows 8 juga hanya tiga tahun saat digantikan Windows 10.

Tentu tak ada yang abadi di dunia ini, tak terkecuali Windows XP. Sistem operasi yang mahsyur itu akhirnya harus "menghembuskan napas terakhirnya" pada 14 April 2014 lalu.

Pada tanggal itulah Microsoft menyatakan menghentikan dukungan tambahan pada Windows XP. Langkah ini melanjutkan penghentian dukungan umum pada Windows XP sejak 14 April 2009. Ini artinya, tak ada tambal-menambal lubang keamanan atau tambahan fitur yang mampu meningkatkan sistem operasi itu. Secara sederhana Windows XP telah divonis mati.

Hebatnya, vonis mati bukanlah akhir perjalanan XP. Sebagai salah satu sistem operasi paling populer dan tergolong berumur panjang, Windows XP kadung melekat pada berbagai sistem di dunia.

Di Amerika Serikat, 95 persen mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) masih menggunakan Windows XP sebagai sistem operasinya kala Microsoft mengumumkan penghentian dukungan. Merujuk Bloomberg, jumlah ATM di Amerika Serikat sekitar 420.000 unit.

Untuk memperbarui sistem operasi ATM-ATM jelas tidaklah mudah dan murah, terutama menyangkut umur mesin-mesin yang telah beranjak tua. Diperkirakan, jika melakukan pembaruan, per unit ATM membutuhkan biaya antara $1.000 hingga $3.500. JP Morgan kala itu bahkan langsung melakukan aksi korporasi dengan Microsoft untuk meminta perusahaan pembuat perangkat lunak itu memberi tambahan dukungan selama setahun dengan biaya tertentu.

Selain JP Morgan, pemerintah Inggris mengeluarkan biaya tertentu untuk meminta Microsoft mau mendukung Windows XP selepas penghentian dukungan pada 2014. Pemerintah Inggris bahkan mengeluarkan kocek APBN-nya senilai £5,5 juta bagi Microsoft untuk tetap mendukung XP khusus bagi mereka selama 12 bulan.

Dan hingga hari ini, nilai penting Windows XP tak surut dimakan usia dan status kematiannya. Atas permintaan keterbukaan informasi, pada September 2017 diketahui kepolisian metropolitan London masih menggunakan Windows XP pada 35.640 komputer. Sebelumnya, lembaga penegak hukum itu mengatakan hanya seribuan komputer yang masih menggunakan XP.

Merujuk data yang dilansir dari Net Market Share, Windows XP memperoleh pangsa pasar 5,69 persen. Angka ini menempatkan Windows XP pada posisi ke-4 sistem operasi paling populer di dunia. Jika seluruh komputer berbasis MacOS, sistem operasi besutan Apple dan eksklusif hanya tersedia di Macbook dan iMac, Windows XP masih mudah mengunggulinya. MacOS, yang dulu dikenal Macintosh, hanya kebagian pangsa pasar 3,84 persen. 

Data-data ini seakan mengatakan Windows XP "menolak mati”.

Pada Mei 2017, Microsoft menyerah. Perusahaan ini akhirnya merilis penambal lubang keamanan bagi Windows XP demi menghadang ramsonware WannaCry. Windows XP tetap abadi.

Baca juga: Kisah Microsoft Paint, Kelahiran Hingga Kematiannya

Related

Technology 4977803432189733456

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item