7 Band Indonesia yang Kolaps Saat Ditinggal Personilnya

7 Band Indonesia yang Kolaps Saat Ditinggal Personilnya

Naviri.Org - Grup band adalah kelompok musik yang bermain bersama, dan masing-masing anggota memiliki tugas berbeda. Ada yang menjadi vokalis, ada yang menjadi gitaris, drummer, dan lain-lain. Karena merupakan satu kelompok, keutuhan grup band itu pun sangat tergantung pada kemampuan masing-masing anggota dalam menjaga kekompakan dalam band.

Ada cukup banyak band Indonesia yang semula sangat populer, tapi kemudian kolaps atau surut pamornya setelah ditinggal salah satu personil. Personil yang hengkang itu bisa vokalis, bisa gitaris, atau lainnya. Yang jelas, begitu salah satu personil pergi, band itu mengalami masalah. Berikut ini adalah 7 band Indonesia yang sangat populer, tapi kolaps ketika ditinggal personilnya.

1. Ada Band (Krishna Balagita)

Sebelum Krishna Balagita hengkang dari Ada Band, sebelumnya band ini sudah pernah kehilangan personelnya kala itu (Baim). Namun masih bisa bertahan, bahkan terbilang lebih sukses dengan vokalis baru, Donie Seiberanie.

Tetapi hengkangnya Krishna betul-betul membuat Ada band kehilangan produktivitasnya. Krishna mengakui alasan dia hengkang karena tak bisa memaksakan prinsipnya di Ada Band.

2. Kerispatih (Sammy)

Hengkangnya Sammy dari Kerispatih, membuat musikalitas Kerispatih seperti berbeda. Karakter vokal Sammy sulit tergantikan. Sammy hengkang dari Kerispatih, diduga karena dikeluarkan oleh anggota Krispatih lain, ketika dia punya kasus dengan Giska dan tak lama setelah itu Sammy terciduk menggunakan Narkoba.

3. Samsons (Bams)

Samsons terbilang masih eksis dengan vokalis baru (Ariya Dinata). Namun tak sesukses dulu, saat masih bersama Bams. Bams keluar dari Samsons, karena merasa punya prinsip musik yang tak sama lagi dengan Irfan Cs.

4. Jikustik (Pongki & Icha)

Hengkangnya Pongki Barata, kemudian disusul Icha sang bassis, seketika membuat Jikustik kehilangan pamornya. Tahun kemaren mereka masih merilis lagu baru, tapi tidak seperti Jikustik yang dulu lagi. Alasan Pongki hengkang, karena tugas produktivitas album Jikustik yang selalu dibebankan kepadanya.

5. Dewa 19 (Once)

Dewa 19 dengan Once lebih sukses dibandingkan ketika masih bersama Ari Lasso. Kemudian, Agustus 2010, Once resign dari Dewa 19, dengan alasan mau bersolo karier, dan diduga sudah tak akur lagi dengan Ahmad Dhani.

6. Drive (Anji)

Keluarnya Anji dari Drive betul-betul membuat Drive tenggelam pamornya. Kasus hengkangnya Anji pun penuh lika-liku. Anji diduga memiliki banyak masalah dengan manajeman Drive. Parahnya lagi, Anji menjalin kontrak untuk album solonya tanpa sepengetahuan personel Drive yang lain.

7. Naff (Adi)

Setelah 11 tahun bersama Naff, Adi memilih istirahat dari band ini. Dari pengakuannya, dia cuma mau menikmati istirahatnya, dan fokus sebagai produser band. Walaupun sudah ada yang menggantikan posisi Adi di Naff, tetapi band itu sepertinya juga bernasib sama dengan band-band lain di atas.

Baca juga: Saat Band Kehilangan Vokalis, dari DEWA Sampai Payung Teduh

Related

Music 5331114268725505154

Recent

item