Kisah di Balik Badut McDonald yang Jarang Diketahui

Kisah di Balik Badut McDonald yang Jarang Diketahui

Naviri Magazine - Restoran cepat saji McDonald memiliki maskot terkenal, yaitu sesosok badut yang tampak tersenyum ceria. Orang di balik badut itu adalah Ronald McDonald. Di balik sosoknya yang mungkin menarik dan lucu, badut McDonald punya beberapa fakta menarik sekaligus suram yang jarang diketahui.

Restoran McDonald's kali pertama dibuka oleh Maurice dan Richard McDonald di San Bernardino, pada tahun 1948. Namun, si badut baru muncul 15 tahun kemudian, dengan nama panggung Ronald McDonald, the Hamburger-Happy Clown.

Kehadiran Ronald memberikan dampak luar biasa dalam peningkatan keuntungan McDonald's. Maskot ini sensasi nasional kala itu, yang tak hanya berhasil menarik perhatian orang dewasa, tetapi juga anak-anak untuk datang dan makan di sana.

Willard Scott ialah orang yang pertama kali memakai kostum Ronald. Sayangnya, menurut kabar dari situs Mic, dua tahun setelah debutnya Scott harus kehilangan peran sebagai badut McDonald's lantaran terlalu gemuk.

"McDonald's ingin seseorang yang lebih kurus untuk mempromosikan burger dan kentang gorengnya," tulis Eric Schlosser, penulis buku Everything You Didn't Want to Know About Fast Food.

Di sisi lain, ketika sosok si badut semakin terkenal, muncullah George Voorhis. Pria ini tak ragu menyebut orang-orang sudah tertipu, karena yang pertama kali didandani sebagai Ronald bukanlah Scott, melainkan Voorhis.

Voorhis juga bilang, idenya bersama Terry Teene yang menciptakan Ronald untuk jadi maskot McDonald's. Mereka berdua juga mengaku merancang kostum dan menggambar raut muka si badut.

Tapi, memang siapa yang peduli akan sosok di balik badut? McDonald's pun menanggapi kisruh pencipta Ronald dengan santai saja. "Hanya ada satu Ronald," tulis Schlosser, melanjutkan tentang respons McDonald's mengenai pemeran si badut.

Begitu pun selanjutnya, orang yang memerankan Ronald tak pernah dianggap penting. Sampai tahun 2014 saja terhitung sudah ada 10 orang yang pernah memerankan Ronald dalam iklan global, tetapi tak ada yang diperkenalkan identitasnya.

Kini, nasib Ronald malah sedang di ujung tanduk. Semenjak histeria massal akan badut-badut seram yang berkeliaran di Amerika Serikat, ditambah euforia film IT. McDonald's dengan sengaja mengurangi penampakan Ronald di ruang publik.

Kasihan sekali, Ronald yang dulu sangat terkenal kini malah harus sering sembunyi, sebab bocah zaman sekarang malah takut badut. Sedangkan para pemeran Ronald, sejak dulu pun tak pernah dianggap ada.

Baca juga: Setelah Heath Ledger Mati Meninggalkan Joker

Related

World's Fact 1756368676180134105
item