Keajaiban Medis, Ibu dan Bayinya Hanya Selisih Usia 1 Tahun

Keajaiban Medis, Ibu dan Bayinya Hanya Selisih Usia 1 Tahun

Naviri Magazine - Secara umum, anak dan ibu memiliki selisih usia yang cukup panjang. Bahkan jika sang ibu menikah dalam usia muda (misalnya 18 tahun), maka sang anak akan memiliki selisih usia dengan sang ibu setidaknya 18 tahun. Namun, dengan keajaiban medis, ada anak yang hanya selisih 1 tahun dengan ibunya.

Belum lama, seorang wanita berusia 25 tahun membuat rekor dunia baru, setelah mengandung embrio berusia 24 tahun. Ia pun melahirkan bayi cantik yang pada dasarnya seumuran dengannya. Bagaimana bisa terjadi?

Benjamin dan Tina Gibson telah menikah selama beberapa tahun. Namun mereka belum juga dikaruniai anak. Benjamin terkena fibrosis kistik, kondisi medis yang sering berujung pada kemandulan. Meski begitu, mereka menjalani hidup dengan bahagia bersama.

Karena keduanya sangat menyukai anak-anak dan mendambakannya, ayah Tina kemudian menyarankan mereka untuk mencoba adopsi embrio. Adopsi embrio tidak seumum bayi tabung yang menggunakan sel sperma dan sel telur mereka sendiri.

Ketika Tina dan Benjamin sudah yakin, mereka pergi ke Pusat Donasi Embrio Nasional (NEDC) untuk memilih bayi mereka. Namun ternyata, prosesnya tak semudah yang mereka pikirkan. Mereka menghabiskan berminggu-minggu memilih embrio berdasarkan profil orang tuanya.

Pilihan pun dipersempit menjadi 3. Pilihan pertama mereka akhirnya jatuh pada embrio berusia 24 tahun yang telah dibekukan pada 14 Oktober 1992.

Meskipun embrio yang mereka pilih sudah berusia 24 tahun, namun mereka tetap yakin. Embrio itu kemudian dicairkan pada 13 Maret 2017. Dua hari kemudian, embrio ditanamkan pada rahim Tina. Kehamilan berjalan dengan lancar.

Tina pun akhirnya melahirkan bayi yang diberi nama Emma Wren Gibson, pada 25 November 2017.

Menurut staf University of Tennessee Preston Medical Library, bayi Emma adalah embrio beku terlama yang berhasil dilahirkan, sebuah keajaiban medis. Namun, yang unik, bayi itu sudah berusia 24 tahun jika ia dilahirkan sesuai jadwal. Hal ini berarti Tina dan bayinya secara teknis hampir seumuran.

"Aku 25 tahun, embrio ini dan aku bisa jadi sahabat baik," ungkap Tina pada Fox News. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Ia adalah kado Natal terindah dari Tuhan."

Baca juga: Benarkah Anak Kembar Saling Memiliki Telepati?

Related

World's Fact 7914372025187705765

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item