Memahami Bahaya Kesehatan di Balik Material Jok Mobil

Memahami Bahaya Kesehatan di Balik Material Jok Mobil

Naviri Magazine - Bagi yang biasa menggunakan mobil dalam keseharian, coba perhatikan material yang membungkus jok mobilmu. Sebagian mobil menggunakan kulit atau material lain untuk membungkus jok mobil, sementara sebagian lain menggunakan material fabric sebagai bahan pembungkus jok.

Secara estetika, memang tak ada masalah. Namun, dari sisi perawatan, material fabric jauh lebih rumit dibandingkan bahan sintetis atau kulit. Bahkan, menurut Edy, punggawa Vertue Concept, material fabric memiliki sifat negatif bila terlalu lama digunakan, yakni menjadi sarang debu dalam kabin.

"Fabric itu sifatnya menyerap. Jadi kalau kabin mobil kotor atau jorok perawatannya, maka debu bisa mudah singgah, bahkan bisa numpuk sampai ke busa," ujar Edy.

Untuk mengetahui apakah jok mobil yang dibungkus fabric penuh dengan debu, menurut Edy cukup dengan memukul jok tersebut. Bisa dipastikan akan muncul debu yang keluar atau menguap.

Karena itu, Edy menyarankan pengguna bahan fabric untuk tidak hanya fokus membersihkan jok dengan vacum saja, tapi juga menjaga kebersihan kabin. Karena dampaknya akan sangat buruk bagi kesehatan.

"Pukul-pukul seperti saat jemur kasur. Bila kotor, debunya itu langsung keluar. Tapi pastikan di ruang terbuka, jangan saat kabin tertutup, apalagi pendingin udara menyala," kata Edy.

Baca juga: Agar Bodi Mobil Selalu Mengilap, Coating saja Tidak Cukup

Related

Automotive 7664433092097221722

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item