Fakta-fakta Dunia yang Sangat Mencengangkan (2)

Fakta-fakta Dunia yang Sangat Mencengangkan

Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Fakta-fakta Dunia yang Sangat Mencengangkan - 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan urutan lebih lengkap, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Fakta #17

Albert Fish (1870-1936) adalah seorang kanibal yang memakan sedikitnya lima belas anak-anak, namun dia hanya dihukum untuk dua kasus pembunuhan. Korban terakhirnya adalah seorang anak berusia sekitar sepuluh tahun, bernama Grace Budd, yang dipotongnya dalam ukuran-ukuran kecil, kemudian dimasaknya dengan potongan-potongan wortel dan bawang.

Di dalam surat kepada ibunya, ia menulis, “ini adalah keledai kecil yang dipanggang dalam tungku”.

Fakta #18

Ibu berusia paling muda di dunia adalah seorang anak dari Peru, bernama Lina Medina. Saat mengandung bayi, ia berusia lima tahun tujuh bulan. Dia kemudian melahirkan bayi laki-laki yang sehat dengan operasi sesar, pada Mei 1939, dan ayah si bayi tidak pernah ditemukan.

Orang tuanya pertama kali curiga Lina Medina mengidap semacam tumor, tetapi ternyata dia hamil sejak berusia 4 tahun, dan sudah mendapat haid sejak usia tiga tahun. Lina berkembang secara normal dan mendapatkan anak kedua pada tahun 1972, atau 33 tahun setelah anak pertamanya dilahirkan.

Fakta #19

Otto Hahn, seorang warga Jerman, membuat ledakan bom atom pertama pada tahun 1938. Itu sebelum Amerika menciptakan bom yang sama pada 1945.

Fakta #20

Ketika menginvasi Belgia, Jerman untuk pertama kali melakukan serangan dengan menggunakan pasukan payung, dengan sejumlah boneka untuk membingungkan musuh (Jerman pertama kali tidak menggunakan boneka untuk serangan pasukan payung ketika menginvasi Norwegia), ditambah pesawat layang unik yang dilengkapi bom yang benar-benar efisien.

Hal ini dilakukan untuk menghancurkan jembatan-jembatan yang paling penting di Belgia, dan untuk menguasai tempat-tempat “yang hampir mustahil” untuk direbut, seperti benteng Eben Emael.

Fakta #21

Semua gagasan gila namun berhasil telah dikembangkan oleh si genius jahat, Adolf Hitler, dan semua adalah ide-ide aslinya sendiri. Hitler benar-benar pecinta perang, dan ia benar-benar mendesain untuk pertama kalinya hampir segala sesuatu, hingga menjadikan Jerman memiliki kekuatan tempur yang mengerikan.

Dari mulai setiap detail seragam pasukan perang dan tanda kepangkatan, sampai metode latihan perang yang kompleks tapi efektif, semua adalah idenya sendiri. Walaupun sangat jahat, tetapi semua yang dilakukannya sangat mengagumkan.

Fakta #22

Ketika Inggris memulai rencana untuk menginvasi Norwegia, beberapa bulan sebelumnya Jerman juga melakukannya hal yang sama dengan suatu armada laut yang sangat besar, yang berkumpul di laut utara.

Tetapi, ketika pasukan Inggris bertemu angkatan laut Jerman di dekat Oslo, Inggris berbalik arah untuk kembali ke Norwegia. Hanya sedikit pasukan yang terlibat dalam pertempuran itu.

Fakta #23

Pahlawan terbesar dalam Perang Dunia II adalah Michel Hollard, dan ia adalah penguasa tunggal yang memulai organisasi intelijen paling efisien di Prancis, bernama “Reseau Agir”, yang mempunyai 60 agen rahasia yang ditugaskan di tempat-tempat strategis di seluruh Prancis.

Ia sendiri yang mengumpulkan dan megirimkan informasi, dan sesama agen tidak saling mengenal. Ia kemudian menyusup ke Prancis melalui perbatasan Swiss, yang “mustahil” untuk dilintasi.

Karena ia tidak percaya dengan informasi militer secara pasti, sebelum tahun 1942 ia menyeberangi perbatasan yang paling sukar sebanyak 94 kali. Hollard adalah orang yang menemukan semua basis misil V1, beberapa bulan sebelum misil-misil itu selesai dibuat.

Misil-misil itu dibuat dengan sistem keselamatan yang ekstrem dan terukur, dibuat hanya dalam masa 4 bulan, dan tidak seorang pun dari tenaga kerja Jerman yang mengetahui tujuan instalasi tersebut. Tetapi Hollard berhasil menemukan semuanya, dan 44 basis misil tersebut dibom hingga hancur berkeping-keping, beberapa hari sebelum pekerjaan mereka selesai.

Fakta #24

Dalam laporan Majelis Tinggi AS bernama “Laporan Walter”, yang dibuat pada 1971, disebutkan bahwa di China terjadi pembunuhan massal terhadap 323-617 juta orang yang dibunuh oleh pemerintah China, dari tahun 1949 sampai 1971. Sedangkan laporan Hsiao Mieh menyebutkan hanya 5 sampai 10 juta orang yang menemui ajal.

Fakta #25

Tokoh Nazi, Otto Adolf Eichman, menyatakan siap mati untuk tanggung jawabnya atas pembunuhan sekitar 5,7 juta orang Yahudi. Tetapi, korban pembunuhan Nazi diperkirakan sekitar 8 juta orang Yahudi, ditambah 6 sampai 10 juta warga negara lain (kebanyakan buruh dan orang-orang miskin), hingga totalnya menjadi sekitar 12 sampai 18 juta orang.

Pembantaian itu juga mendapat “bantuan” dari kelompok-kelompok lokal, seperti partisan-partisan berkebangsaan Lituania, yang membunuh sekitar 229.052 orang Yahudi di Lituania, dan beberapa kejadiannya difilmkan oleh Nazi sebagai bagian propaganda.

Semua pembunuhan massal yang mengerikan itu secara umum dimaksudkan untuk mengurangi populasi. Termasuk juga upaya menciptakan kelaparan secara sistematis, dan kerja keras yang mematikan di kapal-kapal tua besar yang kemudian ditenggelamkan.

Perkiraan angka-angka itu lebih rendah dari kenyataan sebenarnya (dengan dokumentasi yang lengkap), seperti yang diperkirakan oleh para sejarawan bahwa pada kenyataannya angka-angka tersebut pasti lebih tinggi.

Fakta #26

Bom atom kedua yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) di atas Nagasaki pada tahun 1945 berasal dari tipe yang berbeda dari yang pernah diuji dampaknya oleh angkatan udara AS. Mereka tidak memberi waktu pada Jepang untuk menyerah, dan memilih dua kota yang sama ukurannya.

AS tidak berencana mencegah kerusakan yang parah di Hiroshima dan Nagasaki, misalnya dengan menggunakan bom konvensional, tapi mereka benar-benar bermaksud menghancurkan hampir setiap kota di Jepang dengan ledakan bom.

Cukup aneh bahwa kebanyakan artikel mengenai “bom atom” jarang menyebutkan tentang pengeboman kedua yang dilakukan di Nagasaki (atau mengenai jumlah korban di sana), dan pada kenyataannya Jepang tidak mampu melawan serangan itu.

Untuk menyerang pesawat pengebom itu saja, mereka tidak bisa. Tetapi para pemimpin Jepang masih enggan untuk menyerah, bahkan setelah pengeboman yang kedua atas Nagasaki. Seandainya kaisar Jepang memerintahkan militer Jepang untuk menyerah sebelumnya, mungkin pengeboman itu tidak perlu terjadi.

Baca lanjutannya: Fakta-fakta Dunia yang Sangat Mencengangkan (3)

Related

World's Fact 5237454759520016888
item