5 Prinsip dan Rahasia Sukses Steve Jobs yang Bisa Kita Tiru

5 Prinsip dan Rahasia Sukses Steve Jobs yang Bisa Kita Tiru

Naviri Magazine - Siapa yang tidak kenal Steve Jobs? Dia dikenal sebagai salah satu tokoh penting di dunia teknologi, sekaligus orang yang menjadikan dunia mengenal iPhone, iPad, dan gadget-gadget canggih semacamnya. Melalui Steve Jobs, komputer yang semula tampak rumit dan membingungkan bisa menjadi barang mainan orang setiap hari di tangan mereka.

Karena jasanya yang besar dalam pengembangan teknologi, banyak orang menganggap Steve Jobs sebagai salah satu genius yang telah mengubah dunia banyak orang. Selain itu, Steve Jobs juga dikenal sebagai orang sukses dan kaya-raya berkat perusahaannya yang mendunia, yaitu Apple.

Apa rahasia sukses Steve Jobs hingga dia bisa sehebat itu? Berikut ini adalah lima prinsip dan rahasia Steve Jobs yang bisa kita tiru dan teladani.

Lakukan yang kamu suka

Steve Jobs pernah berkata pada sekelompok pegawai, “Orang-orang dengan gairah bisa mengubah dunia menjadi lebih baik.”

Jobs mengikuti hatinya selama hidupnya, dan gairah itu, katanya, yang telah membuat semua perubahan. Sangat sulit untuk membuat sesuatu yang baru, menjadi kreatif, atau membuat ide bagus, kalau kamu tidak memiliki gairah untuk membuat kemajuan.

Buat perubahan 

Semangat adalah bahan bakar roket, tetapi visi mengarahkan roket ke tujuan akhirnya. Pada tahun 1976, ketika Jobs dan Steve Wozniak mendirikan Apple, visi Jobs adalah menempatkan komputer di setiap tangan orang setiap hari.

Pada tahun 1979, Jobs melihat awal penggunaan grafis user interface yang ditunjukkan di tempat penelitian Xerox di Palo Alto, California. Dia segera tahu bahwa teknologi bisa membuat komputer menarik untuk orang biasa. Teknologi itu akhirnya menjadi Macintosh, yang mengubah cara kita berinteraksi dengan komputer.

Peneliti Xerox tidak menyadari potensi teknologi tersebut, karena visi mereka terbatas membuat mesin fotokopi baru. Dua orang bisa melihat suatu hal sama, tetapi mempersepsikannya berbeda berdasarkan visi mereka.

Nyalakan otakmu

Steve Jobs berkata, “Kreativitas berarti menghubungkan banyak hal.” Menghubungkan di sini berarti mencari inspirasi dari industri lain.

Jobs pernah mengambil kelas kaligrafi yang tidak ia gunakan manfaatnya, sampai ia membuat Macintosh. Dia juga pergi ke Asia dan India untuk belajar perhotelan dan desain. Jobs tidak “mencuri” ide sebanyak dia menggunakan ide dari industri lain tersebut untuk menginspirasi kreasinya sendiri.

Jual mimpi, bukan produk

Bagi Steve Jobs, orang yang membeli produk Apple bukanlah “konsumen”. Mereka orang-orang dengan harapan, mimpi, dan ambisi. Dia membuat produk untuk membantu orang meraih mimpi mereka.

Dia juga berkata, “Beberapa orang berpikir kamu gila karena membeli Mac, tapi di kegilaan itu kita melihat kejeniusan.” Bagaimana kita melihat konsumen kita? Mari kita bantu mengeluarkan kejeniusan mereka, dan kamu akan mendapatkan hati dan pikirannya.

Jangan ragu mengatakan tidak

Steve Jobs berkata, “Saya bangga dengan apa yang kita lakukan dan tidak kita lakukan.”

Dia berkomitmen untuk membuat produk yang sederhana dengan desain rapi. Dan komitmen itu bisa dilihat dari produk-produk buatannya. Mulai dari desain iPod sampai iPad, kemasan produk Apple, sampai fungsi-fungsi di website-nya. Di dunia Apple, inovasi berarti menghilangkan hal yang tidak perlu, sehingga yang perlu bisa muncul.

Baca juga: Perusahaan Raksasa Google Ternyata Berawal di Garasi Sempit

Related

Figures 8865353825881850503

Recent

item