Mengapa Badan Lemas dan Mengantuk Setelah Makan Nasi?

Mengapa Badan Lemas dan Mengantuk Setelah Makan Nasi?

Naviri Magazine - Mayoritas kita yang tinggal di Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan sehari-hari. Pagi, siang, malam, selalu makan nasi. Yang kadang menjadi masalah, banyak orang merasa tubuhnya lemas dan mengantuk setelah makan nasi. Padahal, nasi mengandung karbohidrat tinggi yang seharusnya menjadi sumber tenaga yang besar bagi orang yang mengonsumsinya.

Jadi, mengapa badan kita malah lemas dan mengantuk setelah makan nasi?

Lemasnya tubuh dan datangnya kantuk usai makan nasi, karena adanya indeks glikemik tinggi yang dikandung oleh nasi putih.

Saat seseorang makan nasi putih, terjadi lonjakan gula darah dalam waktu cepat. Itu meningkatkan aliran darah juga di dalam tubuh.

“Nasi merupakan makanan berglikemiks tinggi. Ketika masuk ke dalam tubuh, nasi akan meningkatkan aliran darah, dan memberi kenaikan gula darah yang cepat,” jelas Dr Marilyn Glenville, seorang ahli nutrisi.

Kenaikan gula darah dalam waktu cepat juga disusul penurunan gula darah yang cepat pula. Saat turun, maka tubuh lemas, mudah lelah, dan mood jadi menurun.

Karena itu, disarankan untuk mengonsumsi makanan berglikemik rendah, agar kenaikan gula darah terjadi perlahan. Dengan begitu, energi dan gula darah lebih stabil, karena tubuh mengolah energi dengan perlahan.

“Selain nasi, makanan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti pasta, roti, dan mie, juga bisa membuat Anda mudah lemas jika dikonsumsi terlalu banyak,” tambah dia.

Ia menyarankan untuk menambahkan lebih banyak sayur dan makanan kaya serat lain, agar kenaikan gula darah lebih terkontrol, serta Anda tak mudah merasa lelah dan lemas usai makan nasi.

Baca juga: 7 Hal yang Bisa Menimbulkan Rasa Nyeri di Bagian Dada

Related

Health 549972931937456021
item