Gempa Bumi Messina, Bencana Paling Mengerikan di Italia

Gempa Bumi Messina, Bencana Paling Mengerikan di Italia

Naviri Magazine - Pada 28 Desember 1908, sebuah gempa yang diikuti tsunami meluluh-lantakkan Messina, Italia, dan menewaskan sekitar 160.000 orang, sementara wilayah Messina hancur berantakan. Getaran pertama gempa itu terjadi pada pukul 5.25 waktu setempat, dan muncul di bawah air selat Messina yang memisahkan semenanjung Italia dari pulau Sisilia.

Getaran awal yang semula kecil itu kemudian diikuti getaran-getaran lain yang jauh lebih besar, susul-menyusul, dan setiap getaran berlangsung selama setengah menit.

Efek kumulatif dari gerakan bumi yang berputar itu adalah runtuhnya gedung-gedung, dan kemudian tsunami berkecepatan 500 mil (80 kilometer) per jam dan setinggi 15 meter yang segera menghancur-leburkan daratan. Bangunan-bangunan runtuh, pohon-pohon tumbang, jalan-jalan rusak, pipa air pecah, pipa-pipa gas meledak, api mengamuk, dan mayat-mayat bergelimpangan di mana-mana.

Wilayah Italia yang berdekatan dengan selat Messina rata dengan tanah akibat gempa bumi dan tsunami itu, termasuk wilayah Cosenza, Terranova, Reggio di Calibra, dan puluhan desa kecil yang ada di wilayah pantai laut Tyrrhenia. Sementara kota Messina hancur lebur, begitu pula kota-kota tetangganya, seperti kota Patti, Noto, Catania, Paterno, dan Vittora.

Bantuan yang tiba paling awal di lokasi bencana adalah tiga kapal perang Angkatan Laut Rusia, yang segera menambatkan jangkar di Messina. Mereka pun bergegas naik ke daratan, mengevaluasi keadaan, dan menolong orang-orang yang selamat.

Dalam waktu singkat, lebih dari seribu orang dirawat di rumah sakit terbuka yang dibangun dengan cepat. Mereka juga mengeksekusi para perampok yang memanfaatkan keadaan bencana itu, serta menyisihkan mayat-mayat untuk kemudian dibakar.

Baca juga: Kisah Kebangkitan Aceh Setelah Hancur oleh Tsunami

Related

World's Fact 3390946343298288737
item