Tips Seputar Makan agar Tubuh Selalu Sehat dan Bugar

Tips Seputar Makan agar Tubuh Selalu Sehat dan Bugar

Naviri Magazine - Setiap kita tentu ingin selalu sehat dan bugar, agar dapat menjalani hari dengan baik, dapat beraktivitas dan bekerja dengan optimal. Untuk mendapatkan kesehatan dan kebugaran tubuh, kita perlu memperhatikan asupan yang kita konsumsi, serta cara mengonsumsinya.

Makanan yang kita konsumsi adalah bahan bakar bagi tubuh. Dengan bahan bakar yang tepat dan cara konsumsi yang tepat, hasilnya akan optimal.

Memilih nutrisi agar berenergi perlu strategi. Langkah itu seharusnya dimulai sejak pagi. Para ahli menyarankan untuk makan pagi, walaupun Anda tidak lapar. Sederet studi menunjukkan bahwa mental dan fisik pada orang yang makan pagi lebih sehat ketimbang orang yang melewatkan sarapan.

Peneliti dari Universitas Cardiff, Inggris, juga menunjukkan bahwa semangkuk sereal pada pagi hari terkait dengan rendahnya level kortisol atau hormon stres.

Karena faktor kesibukan atau tengah berdiet, orang sering mengabaikan rasa lapar. Padahal, untuk tetap berenergi sepanjang hari, pola makan yang disarankan adalah tiap 3-4 jam sekali.

Roberta Anding R.D., juru bicara American Dietetic Association, menyebutkan, mengonsumsi tiga porsi kecil makanan dan dua jenis camilan sepanjang hari bisa menjaga kadar gula darah serta level energi stabil sepanjang hari.

Ia menekankan pada porsi kecil, karena porsi super besar bakal menghabiskan energi banyak untuk mencerna, sehingga membuat orang merasa capek. Dalam setiap porsi kecil, ia menyarankan ada karbohidrat untuk energi tubuh, protein untuk simpanan energi jika dibutuhkan, dan lemak sehat, seperti yang terdapat pada ikan serta kacang-kacang.

Sajian rendah lemak juga bisa berupa yoghurt rendah lemak plus buah-buah berry, dan salmon dengan sayuran dalam jepitan cracker. Atau bisa juga kentang dengan sayuran.

Jangan lupakan serat. Anding menyatakan, serat masuk ke dalam aliran darah secara perlahan, sehingga membuat level energi Anda tetap terjaga. Bisa pilih apel atau aneka buah lain.

Untuk mendukung otak, pilih sajian Omega-3, yang bisa ditemukan pada lemak ikan, seperti tuna dan salmon. Asam lemak esensial dalam ikan laut memegang peranan untuk membikin sel otak sehat, sekaligus menjaga kesehatan mental.

Omega-3 juga mendorong tubuh menyimpan karbohidrat sebagai glikogen yang dibentuk dari glukosa, bukan sebagai lemak seperti umumnya. Karena itu, meski energi berlebih, tidak terjadi penumpukan lemak.

Air juga harus selalu diingat. Sebab, air merupakan bagian utama dalam darah dan cairan tubuh. "Sedikit dehidrasi saja bisa membuat darah mengental, dan mendorong jantung memompa lebih keras untuk membawa darah ke seluruh sel dan organ tubuh. Akibatnya, muncullah kelelahan," kata Nancy Clark, penulis Nancy Clark's Sport Nutrition Guidebook.

Lantas, ia menyarankan untuk memonitor urine tiap 2-3 jam. Warnanya harus bening atau kuning pucat. Jika ada perubahan warna, berarti Anda mengalami dehidrasi. Selain banyak minum, menurut dia, orang bisa mengonsumsi bahan makanan yang mengandung air, seperti yoghurt, brokoli, wortel, melon, jeruk, atau anggur.

Banyak orang memulai hari dengan minuman berkafein, seperti kopi dan teh. Selama jumlahnya tak berlebihan, pola ini tergolong tepat. Konsumsilah dalam jumlah moderat, yakni 200-300 miligram atau 2-3 cangkir kopi.

Anthony L. Komaroff M.F., dari Harvard Medical School, menyatakan jumlah itu bisa membuat Anda lebih energetik dan semangat dalam beberapa jam. Namun, hati-hati bila meneguknya dalam jumlah besar atau pada siang dan malam hari, karena bisa mempengaruhi kualitas tidur dan membuat Anda tak segar pada pagi hari.


Related

Health 5061037287100503200
item