5 Trik Cerdik Swalayan Memaksa Kita Agar Banyak Belanja

5 Trik Cerdik Swalayan Memaksa Kita Agar Banyak Belanja

Naviri Magazine - Saat pergi ke swalayan, mal, supermarket, atau bahkan minimarket, sering kali tanpa sadar kita membeli barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan. Dari rumah, misalnya, kita telah menyiapkan daftar berisi barang-barang apa saja yang akan kita beli, dan kita pun telah menyiapkan anggaran yang cukup. Namun, sesampai di tempat belanja, sepertinya ada saja yang kita beli tanpa sadar, hingga memperbanyak belanjaan kita.

Hal semacam itu terjadi pada banyak orang. Artinya, swalayan dan aneka barang yang dipajang di sana memang menggoda banyak penunjungnya untuk membeli, dan lebih banyak membeli. Ternyata, hal itu memang telah dirancang oleh pihak swalayan atau pengelola pusat perbelanjaan, dan berikut ini adalah lima trik yang mereka gunakan untuk membuat pengunjung banyak berbelanja.

Mengubah letak barang-barang secara berkala

Kamu datang dengan daftar belanjaan, dan itulah yang paling dikhawatirkan para pengelola pasar swalayan. Tapi mereka tidak kekurangan akal. Rotasi saja letak rak-rak secara berkala. Hal ini akan membuat pengunjung harus mencari letak barang yang perlu beli.

Saat mencari barang yang perlu dibeli, tentu saja kamu juga harus melewati barang-barang lain. Di sinilah pikiranmu mulai memanipulasimu untuk membeli barang yang tidak kamu perlukan, karena terpengaruh tulisan “diskon” atau “buy 1 get 1”.

Memperbesar budget belanja pengunjung

Kamu datang ke swalayan dengan batasan tertentu, misal, “Hari ini saya hanya akan belanja Rp300.000.” Namun, tentu saja, kamu tidak hanya membawa Rp300.000, kan? Bahkan umumnya pembeli juga membawa ATM atau kartu kredit.

Bagaimana cara memperbesar budget pengunjung mal? Ternyata mudah. Gunakan harga yang tidak pas, seperti Rp 12.890,00. Saat kita melihat harga seperti itu, kita akan langsung sadar bahwa sebenarnya harganya adalah Rp13.000.

Namun, dengan banyaknya barang yang kamu beli, secara tidak sadar kita akan membulatkan harga tadi menjadi Rp12.000,00. Dan jangan heran ketika kamu membayar, kamu pun kaget karena uangmu kurang.

Menggunakan lantai ubin ukuran 30x30

Ada dua minimarket terkenal yang ada di mana-mana. Harga mereka bersaing, pengunjungnya juga banyak. Tetapi, dulu, mereka mengalami kerugian. Kenapa? Jawabannya mungkin aneh, karena ada pada ubin mereka.

Dulu, mereka menggunakan cor semen polos untuk lantai minimarket. Hal itu menyebabkan para pengunjung secara tidak sadar berjalan dengan cepat. Berbeda dengan pesaing mereka yang menggunakan ubin ukuran 30x30. Menurut riset, inilah ukuran paling tepat untuk membuat para pengunjung memperlambat langkah mereka dan menengok kanan kiri.

Para pengunjung akan memperlambat langkah mereka, karena secara tidak sadar mengalami guncangan-guncangan karena roda troli mereka melewati sambungan ubin.

Tidak semua kasir aktif

Ini juga trik cerdik mereka. Dengan jumlah kasir yang sedikit, akan terjadi antrean. Biasanya, pengelola pasar swalayan mempunyai pedoman bahwa panjang antrean harus sejumlah 7-9 orang. Jumlah antrean ini akan membuat pengunjung merasa pusat perbelanjaan tersebut ramai.

Selain itu, sambil mengantre, mereka juga akan melihat-lihat etalase di samping kasir. Antrean ini memperbesar kemungkinan mereka untuk membeli.

Memajang snack dan permen di samping kasir

Ini trik tercerdik. Para pengelola memasang snack dan makanan kecil di samping kasir setinggi mata anak balita. Balita yang ikut mengantre dengan orangtua tentu akan tergoda, dan meminta kepada orang tuanya untuk dibelikan snack tersebut.


Related

Business 3738274586643363590

Recent

item