Bagaimana Serangan Jantung Bisa Terjadi, dan Apa Tandanya?

Bagaimana Serangan Jantung Bisa Terjadi, dan Apa Tandanya?

Naviri Magazine - Kita mungkin sudah sering mendengar istilah serangan jantung, atau bahkan kebetulan ada orang yang kita kenal yang mengalami hal itu. Serangan jantung bisa berbahaya bagi si penderita, karena terkait jantung yang merupakan organ vital dalam tubuh. Tetapi, apa sebenarnya serangan jantung, dan bagaimana hal itu bisa terjadi?

Otot jantung membutuhkan darah kaya oksigen dan arteri koroner yang menyuplainya. Namun, apabila arteri tersumbat oleh plak yang terbentuk akibat lemak, protein, sel radang atau penggumpalan darah, ini menyebabkan arteri menjadi sempit dan darah tidak mengalir secara normal.

Bila plak tersebut benar-benar menghalangi sirkulasi darah, otot jantung menjadi kekurangan oksigen sehingga menyebabkan kematian sel otot jantung. Kondisi ini menyebabkan kerusakan permanen, dan disebut sebagai serangan jantung.

Gejala serangan jantung sangat bervariasi, dan setiap orang bisa merasakan gejala yang berbeda. Ini meliputi ketidaknyamanan di dada (terasa sakit di bagian kiri), sesak napas, cemas, pusing, berkeringat, dan jantung berdebar hebat. Gejala-gejala tersebut bisa terjadi selama 30 menit atau lebih.

Pasien harus segera mendapatkan pengobatan untuk mengurangi jumlah kerusakan pada otot jantung, dan meningkatkan kesempatan bertahan hidup.

Baca juga: Mengenal Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan yang Menyiksa

Related

Health 3820616409599324757
item