Ini Bahaya Mengonsumsi Obat Kuat yang Perlu Diwaspadai

Ini Bahaya Mengonsumsi Obat Kuat yang Perlu Diwaspadai

Naviri Magazine - Obat kuat sebenarnya termasuk obat yang membutuhkan resep dokter untuk bisa mendapatkan dan menggunakannya. Namun, kini obat kuat bisa diperoleh secara bebas, bahkan dijual di lapak-lapak pinggir jalan.

Kemudahan mendapatkan obat kuat memang memungkinkan siapa pun untuk bisa memperolehnya secara mudah. Namun, mengonsumsi obat kuat tanpa pengawasan dari dokter berkompeten bisa menimbulkan bahaya.

Berikut ini adalah beberapa dampak dan bahaya mengonsumsi obat kuat yang perlu dipahami sebelum mengonsumsinya.

Banyak efek samping yang ditimbulkan obat kuat

Penggunaan obat kadang menuai efek samping. Jika mengonsumsi obat kuat, kamu harus siap menerima efek samping yang ditimbulkan, seperti sakit kepala, penglihatan berubah, pendengaran menghilang, hidung tersumbat, perut mulas, gangguan pencernaan, badan hangat, dan sakit punggung.

Efek samping tersebut tidak selalu terjadi. Namun, jika efek samping itu menimbulkan masalah yang serius, bisa jadi kamu tak cocok dengan obat kuat yang kamu konsumsi. Jangan lupa hubungi dokter jika efek samping tersebut sudah terasa sangat mengganggu.

Obat kuat jadi sangat berbahaya jika timbul tanda, seperti: ruam pada kulit penis, ereksi yang menyakitkan, sakit di dada dan rasa terbakar saat kencing

Ada banyak gejala yang jadi indikasi kalau obat kuat berbahaya bagi tubuh, seperti terdapat ruam merah pada kulit penis; ereksi yang menyakitkan; rasa terbakar saat kencing, dan sakit di dada. Saat merasakannya, sebaiknya kamu menghubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Meski jarang, obat kuat juga punya efek samping serius lainnya, yakni hilangnya penglihatan secara tiba-tiba

Obat kuat ternyata juga punya efek yang aneh, namun jarang terjadi, yaitu penglihatan yang hilang secara tiba-tiba. Gejala ini disebut nonarteritic anterior ischemic optic neuropathy (NAION). Itu bisa terjadi karena aliran darah yang terlalu deras memblokir saraf mata, sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Sebaiknya tidak dikonsumsi oleh orang yang punya riwayat penyakit atau serangan jantung

Obat kuat sebaiknya tidak dikonsumsi oleh orang dengan riwayat penyakit jantung, terutama untuk orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan nitrat, seperti nitrogliserin.

Adapun interaksi sildenafil yang terkandung dalam viagra dengan obat jantung tersebut bisa berakibat sakit kepala yang sangat menyakitkan. Hal yang sama pun akan dirasakan oleh orang dengan riwayat penyakit hati dan gagal ginjal.

Bisa menyebabkan kematian jika dikonsumsi orang dengan tekanan darah rendah

Ada pula kasus kematian yang disebabkan oleh konsumsi obat kuat. Itu disebabkan pengguna tidak memahami kontra indikasi dan siapa saja yang boleh mengonsumsi obat kuat.

Obat kuat atau erektogenerik, seperti viagra, tidak boleh dikonsumsi oleh orang dengan kondisi tekanan darah rendah. Itu karena obat erektogenerik membuat pembuluh darah melebar, sehingga akan membuat tekanan darah semakin turun dan bisa menyebabkan kematian.

Baca juga: 3 Jenis Pria yang Tidak Boleh Mengonsumsi Obat Kuat

Related

Sexology 3080411655829836517
item