Biografi Robert Koch, Dokter dan Ahli Bakteri Peraih Nobel

Biografi Robert Koch, Dokter dan Ahli Bakteri Peraih Nobel

Naviri Magazine - Heinrich Hermann Robert Koch adalah dokter dan ahli bakteri dari Jerman. Dia terkenal karena penemuannya atas anthrax bacillus (1877), tubercle bacillus (1882), dan cholera bacillus (1883), juga pengembangan Postulat Koch. Dia memperoleh penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran pada 1905, dan dianggap sebagai pendiri bakteriologi.

Dilahirkan di Clausthal, Jerman, pada 11 Desember 1843, Robert Koch belajar medis di Universitas Gottingen. Setelah lulus dari pendidikannya, ia memulai penelitian atas penyebab berbagai penyakit, seperti TBC dan antraks.

Pada tahun 1976, ia mempublikasikan hasil penemuannya, dan pada tahun 1880 ia memperoleh pekerjaan di Kantor Kesehatan Istana di Berlin.

Di Berlin itulah dia semakin meningkatkan penelitian dan mengembangkan penemuannya, hingga menemukan bakteri yang menyebabkan tuberkulosis (mycobacterium tuberculosis) pada tahun 1882.

Tuberkulosis adalah satu dari tujuh penyebab kematian di pertengahan abad 19. Karenanya, penemuan Koch menjadi sangat penting, sehingga dunia pun menyejajarkannya dengan Louis Pasteur dalam hal riset bakteriologi.

Pada tahun 1883, Koch bekerja dengan tim riset dari Prancis di Alexandria, Mesir, mempelajari kolera. Di sana ia mengidentifikasi bakterium vibrio yang menyebabkan kolera, meskipun tidak pernah membuktikannya dalam eksperimen.

Dua tahun setelah itu, pada 1885, Koch menjadi profesor higienitas di Universitas Berlin, dan kemudian menjadi direktur di Institute of Infectious Diseases (Institut Penyakit Menular) yang baru didirikan, pada 1891. Satu tahun kemudian ia mengundurkan diri dari jabatannya, dan mulai berkeliling dunia, untuk melakukan penelitian penyakit di Afrika Selatan, India, dan Jawa.

Robert Koch meninggal di Baden-Baden, Jerman, dalam usia 67 tahun.

Baca juga: Biografi Mark Twain, Penulis Terbesar Amerika Abad 19

Related

Science 3571258781583990858
item