Mengenali Gejala Kelelahan Mental dan Cara Mengatasinya

Mengenali Gejala Kelelahan Mental dan Cara Mengatasinya

Naviri Magazine - Saat tubuh terasa lelah, kita tentu bisa beristirahat, dan biasanya tubuh akan kembali segar setelah mendapat istirahat yang cukup. Mengonsumsi makanan yang baik serta berolah raga juga bisa mengembalikan kesegaran dan kebugaran tubuh.

Namun, bila Anda merasa sangat lesu berkepanjangan, padahal sudah melakukan berbagai perawatan fisik, seperti olahraga, makan makanan sehat, dan tidur cukup, bisa jadi Anda mengalami kelelahan mental.

Kemungkinan besar, ada masalah mental dan emosional yang sedang Anda alami, sehingga otak Anda merasakan ada serangan rasa lelah terus-menerus.

Meski terkesan hanya sekadar lelah dari waktu ke waktu, kelelahan mental yang dibiarkan dalam waktu lama juga bisa memengaruhi kehidupan seseorang.

Efek dari kelelahan mental dapat memberikan dampak terhadap aspek kehidupan seseorang, mulai dari kinerja yang buruk, produktivitas yang berkurang, dan berujung pada nilai pekerjaan yang buruk atau kehilangan pekerjaan.

Sementara itu, efek lain adalah suasana hati naik turun, dan dapat menyebabkan konflik dengan orang yang dicintai. Tentunya, kondisi ini bisa memperburuk kualitas hidup Anda.

Mengapa orang bisa mengalami kelelahan mental? Salah satu penyebabnya adalah kekurangan dopamine, neurotransmitter yang terkait dengan motivasi dan kinerja.

Bila ini yang terjadi pada Anda, ada cara mudah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan dopamine, yaitu mengonsumsi makanan kaya tirosin seperti almon, pisang, dan avokad. Kemudian, olahraga dan meditasi secara teratur. Lalu, lakukan pijat agar tubuh rileks dan tidur cukup.

Meditasi lima menit sehari dapat membantu Anda mengurangi stres, meningkatkan kekebalan tubuh, memperbaiki tidur, dan sangat mungkin meningkatkan kebahagiaan.

Dalam urusan pekerjaan, hal yang membuat seseorang mengalami kelelahan mental adalah bagaimana mereka diperlakukan, misalnya perlakuan tidak adil di tempat kerja, kurangnya kejelasan tanggung jawab, beban kerja yang tidak dapat dikelola, kurang dukungan dari atasan, dan tekanan yang tidak masuk akal.

Untuk mengatasi masalah di tempat kerja, Anda bisa berjuang agar nilai-nilai kerja inti Anda dihormati.

Anda bisa secara terbuka mengadakan diskusi dengan atasan, untuk membicarakan hal ini dengan tujuan mendapat kejelasan.

Lalu, bila kelelahan berasal dari rutinitas Anda, cobalah mengubah sedikit kebiasaan sehari-hari. Kurangi memeriksa media sosial setelah bangun pagi, gantilah kebiasaan tersebut dengan olahraga ringan atau melakukan peregangan, mendengarkan musik, atau mendengarkan podcast inspiratif. Buatlah perubahan sederhana yang mudah, dan berlatih konsisten setiap hari.

Anda juga bisa mencoba menulis jurnal untuk menghilangkan stres. Cara ini akan membantu mengatasi kelelahan mental, karena Anda berkesempatan untuk melihat ke belakang dan merefleksikan kemajuan yang telah Anda buat dalam hidup.

Menulis jurnal juga memberikan manfaat lain, seperti meningkatkan kreativitas, membangun kepercayaan diri, dan meningkatkan pemahaman.

Anda juga perlu mengevaluasi apa yang selama ini menguras energi Anda. Sebab, bisa jadi berasal dari orang-orang terdekat Anda yang suka mengeluh atau menyalahkan segala hal dan menceritakannya pada Anda. Sepele, tapi ini bisa menguras energi Anda sebagai pendengar.

Penyebab kelelahan mental lainnya bisa berasal dari perspektif Anda sendiri. Tanpa disadari, Andalah yang melabeli suatu kondisi dengan kelelahan mental.

Menurut Dr. Joan Rosenberg, perasaan bersifat sementara dan bagian emosi paling tinggi berlangsung selama sekitar sembilan puluh detik. Setelah itu, energi dari apa yang Anda rasakan mulai terasa lebih reda.

Bila mengalami situasi yang membuat Anda lelah, beranilah menyatakan pada diri sendiri bahwa Anda kelelahan, dan tak sanggup menghadapinya.

Pengakuan yang demikian bisa membuat Anda menerima kondisi diri, dan mencari jalan keluar untuk meredakan perasaan lelah agar tekanan hidup terasa lebih ringan.

Jika tidak mendapat perawatan yang tepat, kelelahan mental dapat terus mengganggu kinerja fisik sampai tugas-tugas kecil pun menjadi sulit.


Related

Psychology 1177698959132642242
item