Hal-hal yang Dihindari Orang Kaya, Hingga Mereka Makin Kaya

Hal-hal yang Dihindari Orang Kaya, Hingga Mereka Makin Kaya

Naviri Magazine - Steve Siebold adalah miliuner yang mempelajari kehidupan para miliuner lainnya. Berdasarkan penelitiannya, ia menemukan bahwa perbedaan antara orang kaya, orang miskin, dan kelas menengah, adalah pada cara mereka berpikir.

Cara berpikir orang kaya berbeda dengan cara berpikir orang miskin atau kelas menengah. Dari cara berpikir itu pula, orang yang kaya terus bertambah kaya, sementara yang miskin atau menengah terus berkubang dalam kemiskinan dan kekurangan mereka.

Terkait hal itu, berikut ini adalah hal-hal yang dihindari oleh golongan orang kaya, yang menjadikan mereka terus bertambah kaya. Ironisnya, hal-hal berikut ini justru dilakukan oleh banyak kaum menengah dan orang miskin.

Fokus pada tabungan

Banyak orang hanya fokus untuk berhemat dan menabung lebih banyak. Kenapa tidak berpikir memperbesar pendapatan? Bahkan ketika keuangan sedang sulit, orang kaya selalu berpikir bagaimana mendapatkan pendapatan dari sisi lainnya, bukan berhemat.

Berharap pada gaji tetap

Banyak orang merasa aman dengan gaji bulanan yang bersifat tetap. Berhasil atau tidak kinerja, mereka akan dibayar sama tiap bulan. Miliarder biasanya digaji berdasarkan kinerja. Makin banyak ia bekerja, makin banyak ia mendapat uang.

Siebold mempelajari karakter orang kaya, dan menyebut bahwa pekerja bebas yang paling cepat mendapat kekayaan.

Fleksibel terhadap tenggat waktu 

Prinsip kekayaan itu mudah, harus punya tujuan dan rencana jelas, dan kerja untuk mencapainya. Tenggat waktu adalah pencapaian dan target.

Membeli barang yang tidak dibutuhkan

Kelas menengah sering membeli barang yang tidak dibutuhkan. Mereka membeli barang untuk eksistensi saja. Padahal, orang-orang kaya lebih suka menggunakan pendapatannya untuk mendapat penghasilan lebih dan investasi.

Menghabiskan waktu dengan hiburan 

Orang kaya lebih memilih sesuatu yang dapat membuat mereka belajar lebih, dibanding sesuatu yang menghibur. Bila kamu masuk ke rumah orang-orang kaya, kata Siebold, biasanya kamu akan mendapati perpustakaan yang representatif.

Mereka membaca buku yang bisa menambah pengetahuan. Kelas menengah lebih suka membaca novel, tabloid atau majalah hiburan.

Nostalgia

Banyak orang lebih suka mengenang hari lalu. Orang kaya lebih suka berpikir hari depan dan optimistis menatapnya. Mereka lebih percaya bahwa ke depan adalah hari terbaik jika sudah direncanakan semenjak hari ini.

Baca juga: Makin Banyak Orang Indonesia yang Punya Duit Rp100 Miliar

Related

Money 3369677163581412219
item