Kisah Para Raksasa yang Hidup di Zaman Kuno (Bagian 3)

Kisah Para Raksasa yang Hidup di Zaman Kuno

Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Kisah Para Raksasa yang Hidup di Zaman Kuno - Bagian 2). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan urutan lebih lengkap, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Kitab Henokh 10:4-8: Dan lagi Tuhan berfirman kepada Rufael (atau Rafael), “Ikat tangan dan kaki Azâzêl, lemparkan dia ke dalam kegelapan; belahlah gurun pasir yang di Dudâêl, dan campakkan dia di sana.

Dan timbunilah dia dengan batu-batu kasar dan tajam, dan selubungi dirinya dengan kegelapan supaya dia tetap ada di sana selamanya, dan selubungi wajahnya sehingga dia tidak dapat melihat cahaya!

Dan pada hari besar penghakiman dia akan dilemparkan ke dalam api.

Dan pulihkanlah bumi yang telah dicemarkan para malaikat, dan umumkanlah pemulihan atas bumi supaya Aku memulihkannya, agar tidak semua anak-anak manusia akan dihancurkan melalui segala hal rahasia yang telah diperkenalkan oleh para malaikat pengawas dan telah diajarkan kepada anak-anak mereka.

Dan seluruh bumi telah dicemarkan melalui contoh perbuatan dan ajaran Azâzêl; dari padanya berasal segala dosa.”

Kitab Henokh 69:3-12: Dan ini adalah kepala para malaikat, nama-nama kepala seratus dan kepala lima puluh dan kepala sepuluh.

Nama yang pertama Jeqûn; dialah yang telah menyesatkan semua anak malaikat kudus, dan yang memimpin mereka turun ke bumi, dan yang menyesatkan mereka melalui anak-anak perempuan manusia.

Dan yang kedua disebut Asbeêl; dialah yang telah mengajarkan anak-anak malaikat kudus rencana jahat, dan telah menyesatkan mereka dengan mencemarkan tubuh mereka melalui anak-anak perempuan manusia.

Dan yang ketiga disebut Gâdreêl; dialah yang mengajarkan anak-anak manusia semua pukulan yang mematikan, dan yang menyesatkan Hawa, dan yang menunjukkan kepada anak-anak manusia senjata-senjata yang mematikan, baju zirah dan perisai dan pedang untuk berperang, dan semua senjata kematian kepada anak-anak manusia.

Dan dari tangannya, mereka telah pergi untuk melawan mereka yang diam di bumi, dari waktu itu dan untuk selamanya.

Dan yang keempat disebut Pênêmû; dia telah mengajarkan anak-anak manusia hal-hal yang pahit dan manis, dan mengajarkan mereka semua rahasia kebijaksanaan mereka. Dia mengajarkan manusia menulis dengan tinta dan kertas, dan karenanya banyak terjadi dosa dari kekekalan sampai hari ini.

Dan yang kelima bernama Kasdejâ; dia telah mengajarkan anak-anak manusia semua pukulan jahat oleh roh dan setan-setan, pukulan terhadap janin di dalam rahim, sehingga keguguran (aborsi), dan pukulan untuk menyerang jiwa, gigitan ular, dan pukulan yang dilakukan pada siang hari, dan anak ular yang namanya Tabâ’t.

Menurut tradisi mitologi, Nephilim memiliki kemampuan-kemampuan fisik yang luar biasa. Mereka dapat melakukan levitasi (melayang), kendali pikiran, dan penglihatan jarak jauh. Mereka punya kuasa untuk mengucapkan dan menyingkirkan kutuk dan sakit-penyakit, dan mempunyai cara-cara untuk mengetahui dan meramalkan masa depan.

Mereka amat sangat cerdas, menguasai ilmu pengetahuan langit dan bumi, arsitektur, matematika, geometri, navigasi, dan teknik. Mereka menggabungkan keahlian-keahlian ini dengan kekuatan pikiran mereka untuk membangun piramida-piramida dan bangunan-bangunan megalitik monumental lainnya di seluruh dunia. Merekalah yang menciptakan pengorbanan darah manusia, minum darah, kanibalisme, dan aborsi (Henokh 69:12).

Dari isi teks Kitab Para Raksasa, kita mengetahui bahwa Nephilim merusak/mencemarkan genetika binatang maupun manusia. Kitab Henokh juga mencatat hal yang sama. Sangat mungkin semuanya ini bertujuan untuk menghalangi penebusan melalui garis darah keturunan manusia.

Nephilim adalah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan, yang ada di dalam berbagai mitologi makhluk-makhluk yang turun dari langit dan mengawini anak-anak perempuan manusia, mitologi yang ada di seluruh peradaban dunia kuno, dan menjadi alasan mengapa Elohim harus menghancurkan dunia beserta seluruh makhluk hidup yang ada di dalamnya, dalam Banjir Besar.

Henokh 106:13-19: Dan aku, Henokh, menjawab, dan berkata kepadanya [Metusalah], “Tuhan akan membuat hal-hal yang baru di bumi, dan ini aku ketahui, dan telah aku lihat dalam suatu penglihatan, dan aku ungkapkan kepadamu bahwa di dalam generasi ayahku, Yared, beberapa malaikat dari tempat tinggi di surga meninggalkan firman Tuhan.

Dan lihatlah, mereka berbuat dosa, dan meninggalkan hukum, dan menyatukan diri mereka dengan perempuan, dan melakukan dosa dengan mereka, dan mengawini beberapa di antara mereka, dan memperanakkan anak-anak dari mereka.

Dan kehancuran besar akan ada atas seluruh bumi, dan akan ada banjir besar, dan kehancuran besar akan terjadi selama satu tahun.

Anak yang lahir bagimu ini [Nuh] akan ditinggalkan di bumi, dan tiga orang anaknya akan diselamatkan bersamanya; ketika semua orang yang ada di bumi akan mati, dia dan anak-anaknya akan diselamatkan.

Mereka melahirkan para raksasa di bumi, tidak dengan roh, tapi menurut daging, dan akan ada hukuman yang besar di bumi, dan bumi akan dibasuh dari semua kenajisannya.

Dan sekarang beritahukanlah kepada anakmu, Lamekh, bahwa yang lahir baginya adalah benar-benar anaknya, berilah dia nama Nuh, karena dia akan menjadi yang tersisa darimu; dan dia dan anak-anaknya akan diselamatkan dari kehancuran yang akan datang atas bumi, karena semua dosa dan semua ketidakadilan yang akan genap dalam hari-harinya di bumi.

Henokh 106:19: Dan setelah waktu itu, ketidakadilan akan melampaui yang pertama kali terjadi di bumi; karena aku tahu rahasia orang-orang kudus, karena Dia, Tuhan, telah menunjukkannya kepadaku, dan telah memerintahkan aku, dan aku telah membaca lembaran-lembaran kitab di surga.

Baca juga: Sasquatch, Raksasa Mengerikan Mirip Manusia yang Misterius

Related

Mistery 8041192999123179001
item