Mengenal Madhang, Aplikasi Pemesanan Kuliner Buatan Putra Presiden

 Mengenal Madhang, Aplikasi Pemesanan Kuliner Buatan Putra Presiden

Naviri Magazine - Saat ini, teknologi—khususnya aplikasi di ponsel—bisa melakukan banyak hal, khususnya membantu kebutuhan sehari-hari. Mau pesan ojek, tinggal buka aplikasi. Mau baca berita, tinggal buka aplikasi. Mau pesan makanan, tinggal buka aplikasi. Bahkan mau pinjam uang bisa memakai aplikasi. Masih banyak hal lain yang bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi di ponsel.

Kenyataan itu juga dimanfaatkan oleh Gibran Rakabuming dan adiknya, Kaesang Pangarep, dua putra Presiden Jokowi. Mereka membangun sebuah startup yang menyediakan aplikasi pemesanan makanan, bernama Madhang.

Aplikasi ini sudah diluncurkan sejak Desember 2017 lalu. Kemudian, pada Januari 2018, Madhang menggandeng Grab dan PayTren milik Ustaz Yusuf Mansur sebagai mitra.

Madhang berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti 'makan'. Pria lulusan Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan University of Technology Insearch, Sydney, Australia, ini mengatakan tujuan dari lahirnya Madhang adalah untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga.

Dengan platform ini, ibu-ibu yang memiliki skill memasak dan ingin mengkomersialkan makanannya tidak perlu membuka warung makan untuk bisa jualan. Madhang akan menyediakan berbagai menu makanan yang disajikan oleh para ibu-ibu tersebut.

“Aplikasi semacam GrabFood, tapi kita untuk ibu-ibu rumah tangga. Jadi enggak perlu buka warung, enggak perlu buka kafe, enggak perlu nyewa toko apalah. Bisa bekerja dari rumah, dari dapur sendiri. Pokoknya, untuk ibu-ibu rumah tangga yang ingin memulai usaha bisa memulai dari dapur sendiri,” jelas Gibran, selaku Advisor Madhang.

Aplikasi ini juga telah terintegrasi dengan layanan pesan-antar makanan GrabFood dari Grab. Jadi, para pelanggan sudah bisa memesan makanan lewat aplikasi Grab.

“Nanti yang mengantarnya dari Grab gitu, kan udah sama Grab dan pembayarannya bisa pakai PayTren juga. Tapi kita masih baru banget, sih,” lanjutnya.

Berkat Madhang, sebanyak lebih dari 5.000 ibu rumah tangga yang membutuhkan wadah untuk skill memasaknya, bisa mendapat penghasilan. Gibran juga mengatakan bahwa platform ini masih difokuskan untuk kota Semarang, meski sebenarnya warung yang terdaftar juga sudah berasal dari seluruh Indonesia.

“Baru di Semarang. Sebenarnya warungnya sudah di seluruh Indonesia, tapi ya masih fokus di Semarang,” papar Gibran. “Akan ditambah ke luar Semarang, sesegera mungkin. Ini masih baru banget, kita juga masih belajar.”

Meski memiliki pilihan untuk melanjutkan bisnis properti meubel sang ayah, Presiden Joko Widodo, namun Gibran dan Kaesang justru fokus pada bisnis kuliner. Selain Madhang, kedua putra Jokowi juga punya bisnis kuliner lain, yaitu jualan martabak dan pisang goreng.


Related

Technology 7988815111590271321
item