Suasana Makkah dan Madinah Menjelang Datangnya Kiamat

Suasana Makkah dan Madinah Menjelang Datangnya Kiamat

Naviri Magazine - Keadaan kota Madinah, sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadits-hadits shahih terdahulu, bahwa Dajjal tidak dapat memasukinya, maupun memasuki kota Makkah.

“Di mulut-mulut jalan kota Madinah ada malaikat-malaikat penjaga, (sehingga) kota ini takkan dimasuki wabah penyakit maupun Dajjal.” (HR. Bukhari-Muslim)

“Madinah takkan dimasuki rasa takut terhadap Dajjal. (Karena) pada waktu itu kota ini memiliki tujuh pintu. Masing-masing dijaga dua orang malaikat.” (HR. Bukhari)

Hal itu tak lain karena kemuliaan kedua kota tersebut. Keduanya adalah Tanah Haram yang aman dari gangguan Dajjal. Dia hanya bisa datang di wilayah yang tidak subur dekat Madinah. Di kala itu, bergoncanglah Madinah tiga kali. Maka keluarlah dari dalam kota siapa pun yang berhati munafik, laki-laki maupun perempuan. Sehingga kota Madinah bersih dari segala kotoran.

“Sesungguhnya kota ini adalah Thaibah (harum). Dia sendiri yang akan membuang kotorannya, lalu semerbaklah keharumannya.” (Al-Hadits)

Dengan demikian, kota Madinah akan tetap ramai pada saat Dajjal beroperasi, dan juga pada masa turunnya Nabi Isa bin Maryam, sampai beliau wafat dan dikubur di sana. Sesudah itu, barulah penduduk Madinah akan keluar meninggalkan kota.

Dan dari sinilah urutan-urutan peristiwa yang mengantarkan kita pada kiamat besar (kiamat Qubra, kiamat sudah diambang pintu) akan benar-benar terjadi. Hingga pada masanya, Baitullah pun tidak lagi dikunjungi orang, malah akan dihancurkan oleh orang terkutuk bernama Dzussuwaiqatain.

Baca juga: Kengerian Kiamat, Saat Matahari Terbit dari Arah Barat

Related

Moslem World 8927849839678720771

Recent

item