Menurut Penelitian Ilmiah, Ini Aneka Manfaat Sunat

Menurut Penelitian Ilmiah, Ini Aneka Manfaat Sunat

Naviri Magazine - Anak laki-laki, khususnya yang tinggal di Indonesia, umumnya menjalani sunat, yaitu pemotongan kulup penis. Prosesi sunat biasanya dilakukan ketika masih SD, meski ada pula yang baru melakukannya ketika SMP atau SMA. Di kalangan masyarakat, sunat dilakukan pada anak laki-laki dengan alasan karena ajaran agama. Namun, lebih dari itu, sunat memiliki manfaat di bidang kesehatan.

Dari sisi medis, sunat pada anak laki-laki punya dampak positif, seperti yang disampaikan American Academy of Pediatrics (AAP), dalam Circumcision Policy Statement.

Pada 2012, mereka menyatakan manfaat sunat yang lebih besar ketimbang risikonya. Anak-anak yang tidak disunat, berisiko sepuluh kali terkena infeksi saluran kemih (ISK) dibanding mereka yang melakukan prosedur sunat. Namun, tentunya orangtua juga mempertimbangkan hal lain selain medis, seperti nilai agama, budaya dan lainnya.

Selain itu, studi menunjukkan sunat dapat meminimalisir risiko kanker penis. Pria yang tidak disunat punya peluang tiga kali lebih besar mengembangkan kanker penis.

Prosedur sunat juga mengurangi risiko tertular infeksi menular seksual di kemudian hari. Sebuah tinjauan dari 26 penelitian menemukan pria yang disunat memiliki risiko sifilis atau chancroid lebih rendah.

Baca juga: Kisah Pria yang Baru Memiliki Penis pada Usia 45 Tahun

Related

Male 8848439627061744423
item