Bahaya, Jangan Pernah Menyimpan Kentang di Dalam Kulkas!

Bahaya, Jangan Pernah Menyimpan Kentang di Dalam Kulkas!

Naviri Magazine - Kulkas atau lemari es telah menjadi bagian penting di banyak rumah tangga. Fungsinya pun tidak hanya untuk membuat es atau mendinginkan makanan/minuman, tapi juga untuk menyimpan aneka buah, sayuran, dan lain-lain.

Kenyataannya, menyimpan bahan makanan yang tersisa dalam kulkas selalu menjadi solusi yang amat membantu. Kita mungkin pernah berpikir, makanan yang disimpan dalam kulkas tidak mudah busuk dan lebih tahan lama.

Tetapi, yang perlu diperhatikan, tidak semua bahan makanan terjaga kualitasnya ketika disimpan dalam kulkas, salah satunya kentang. Bahkan, menyimpan kentang dalam kulkas bisa meningkatkan risiko kanker.

Laman Reader's Diggest dalam artikelnya menyebut, suhu lemari es yang lebih dingin dapat mengubah pati dalam kentang menjadi gula.

Menurut American Cancer Society, ketika kita menggoreng atau memanggangnya di atas suhu 250 derajat celcius, gula tersebut akan melebur dengan asam amino asparagin. Lalu, pembakaran itu akan menghasilkan zat kimia yang disebut akrilamida.

National Cancer Institute menyebut akrilamida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membuat kertas, pewarna, dan plastik. Bahkan, senyawa ini bisa juga dipakai untuk menjernihkan air dan limbah.

Hal utama yang membuat orang terpapar akrilamida adalah merokok. Tapi, ini juga bisa ditemukan dalam makanan seperti kentang goreng dan keripik kentang. Juga, ada material serupa dalam produk kerupuk, roti, kue, sereal, dan kopi.

Lantas, seberapa berbahaya senyawa akrilamida ini? Riset yang memakai tikus sebagai subjek penelitian membuktikan, senyawa kimia ini meningkatkan risiko kanker pada subjek.

Sayangnya, riset pada manusia belum menunjukkan bukti yang konsisten paparan akrilamida melalui diet, bisa meningkatkan risiko serupa. Tapi ada hasil yang beragam pada ginjal, endometrium, dan kanker ovarium.

Meskipun tikus dan manusia memetabolisme akrilamida pada tingkat yang berbeda, riset yang dilakukan the National Toxicology Program mengkategorikan senyawa kimia ini sebagai karsinogen.

Pengkategorian tersebut didasarkan penelitian hewan laboratorium yang tak sengaja menelan akrilamida dalam air minum. Penelitian telah menunjukkan bahwa menyimpan kentang di luar kulkas dan memasaknya tidak terlalu lama dapat mengurangi kandungan akrilamida.

Untuk itu, American Cancer Society menyarankan agar kita tak menyimpan kentang dalam lemari es. Cukup meletakkannya di tempat yang sejuk dan kering, seperti lemari atau dapur, serta memasaknya tidak terlalu lama.

Baca juga: Keripik Kentang Termahal di Dunia, Harganya Rp145.000 Per Keping

Related

Health 7369226999488436097
item