Mau Investasi Emas? Ini Perbedaan Emas Antam dan Emas UBS

Mau Investasi Emas? Ini Perbedaan Emas Antam dan Emas UBS

Naviri Magazine - Emas bisa menjadi salah satu instrumen investasi yang menguntungkan. Pasalnya, harga emas cenderung naik dari waktu ke waktu, meski kadang juga turun. Meski begitu, harga emas cenderung naik. Hal ini bisa kita lihat dengan cara mudah, yaitu membandingkan harga emas saat ini dengan harga emas sekian tahun lalu.

Jika ingin berinvestasi emas, yang dipilih tentu emas khusus untuk investasi, bukan emas perhiasan seperti kalung, gelang, dan semacamnya. Karena, emas dalam bentuk perhiasan bisa mengalami penurunan nilai. Berbeda dengan emas khusus untuk investasi yang nilainya cenderung terus naik.

Di antara jenis emas untuk investasi adalah emas Antam dan emas UBS. Lalu, apa perbedaan emas Antam dan emas UBS?

Emas Antam memiliki berat yang berbeda-beda. Ada yang beratnya 1 gram sampai dengan 1000 gram. Emas UBS pun demikian, namun yang membedakan adalah emas UBS tidak memiliki berat 250 gram. Jadi, jika ingin meningkatkan investasi berat emas UBS dari 100 gram langsung ke 1000 gram.

Dari segi asal usulnya, emas UBS adalah produk PT UBS atau perusahaan swasta, sedangkan emas Antam adalah produk Badan Usaha Milik Negara. Walaupun berbeda, keduanya sama-sama memiliki nilai yang semakin tinggi.

Perbedaannya hanyalah pada produsennya. PT. UBS adalah PT swasta yang juga memproduksi perhiasan. Namun, BUMN hanya memproduksi emas batangan sebagai investasi.

Bentuk sertifikatnya

Pada saat akan menjual emas Antam, Anda harus menunjukkan sertifikatnya, berupa kertas yang masuk jadi satu dalam wadah emas Antam. Sertifikatnya tidak melekat pada emas, seperti pada emas UBS. Namun, fungsi sertifikatnya sama, yakni untuk menunjukkan keaslian emas.

Selain itu, sertifikat pada emas Antam tidak dimiliki oleh semua emas Antam, melainkan hanya emas Antam yang bernominal 50 gram dan 100 gram. Itu pun hanya untuk yang tanggal produksinya di tahun 2015.

Emas Antam dan emas UBS memiliki kadar yang sama, yakni 99,99%. Namun, untuk membelinya, ada perbedaan antara keduanya. Emas Antam bisa dibeli jika memesan terlebih dahulu. Jarak pemesanan dan pembelian adalah 1 bulan.

Berbeda jika kita berinvestasi dengan membeli emas UBS. Kita bisa membeli kapan saja, karena PT UBS adalah pihak swasta yang juga memproduksi perhiasan, sehingga produksi emas batangan ikut berjalan.

Emas Antam memiliki seri tahun, sama dengan mata uang. Emas Antam akan diendapkan dengan tahun pembuatannya, dan tertera pada permukaan emas. Berbeda pada emas UBS yang tidak ada seri tahunnya sama sekali, sehingga tidak ada bedanya dengan emas UBS yang sudah ada sebelumnya.

Bentuk Emas Antam bervariasi. Tidak seperti emas batangan UBS, sehingga dalam penyimpanan emas Antam tidak serapi emas UBS. Selain itu, dilihat dari dimensinya, emas Antam lebih kecil daripada emas UBS.

Perbedaan selanjutnya adalah pangsa pasarnya. Anda bisa menjual emas antam di mana saja di lingkup Indonesia. Berbeda dengan emas UBS yang hanya bisa dijual di beberapa kota, misalnya Jakarta.

Baca juga: Mengenali Keuntungan dan Risiko Berinvestasi Emas Batangan

Related

Money 2163366229848061193
item