Pterodactyl, Kadal Raksasa Bersayap dari Zaman Kuno

Pterodactyl, Kadal Raksasa Bersayap dari Zaman Kuno

Naviri Magazine - Pterodactyl atau Pterosaurus hidup pada zaman Trias, atau 65,5 juta tahun yang lalu. Dalam bahasa Yunani, namanya berarti “kadal yang bersayap”. Ketika berdiri, tubuhnya setinggi tiga meter, dengan bentangan sayap mencapai panjang 10 meter.

Ia terkenal dengan paruhnya yang panjang, dan memakan tumbuhan serta hewan-hewan kecil seperti ikan dan ular.

Peneliti dari Ohio University menemukan ada satu bagian otak—yang disebut flocculi—yang membedakan hewan ini dengan hewan vertebrata lainnya.

Jika rata-rata vertebrata hanya memiliki 1-2% flocculi di dalam otaknya, proporsi flocculi di dalam otak pterosaurus mencapai 7,5%.

Kelebihan flocculi itu menyebabkan penglihatan pterosaurus menjadi jauh lebih baik dibanding hewan lainnya, dan hal itu ditunjang oleh bentangan sayapnya yang lebar. Karena selain berhubungan dengan otot mata, flocculi juga berhubungan erat dengan kerja saraf sensorik.

Baca juga: Tyrannosaurus-rex, Raja Kadal Purba yang Mengerikan

Related

Science 6138742977263065284

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item