7 Hal yang Biasa Jadi Sumber Pertengkaran Sepasang Pacar

7 Hal yang Biasa Jadi Sumber Pertengkaran Sepasang Pacar

Naviri Magazine - Secinta dan sesayang apa pun, sepasang pacar tidak terjamin akan selalu akur. Ada saat-saat ketika keduanya merasa jengkel, bete, dan akhirnya sampai bertengkar. Itu sebenarnya manusiawi, dan bisa dibilang dialami oleh semua pasangan di mana pun. Bahkan, kalau sepasang pacar tidak pernah bertengkar padahal keduanya sudah lama jadian, hubungan mereka patut dipertanyakan keseriusannya.

Pertengkaran membuat hubungan jadi lebih hidup. Walau bertengkar berlebihan memang tidak baik. Setidaknya, hal-hal berikut ini pasti pernah kalian alami. Kalau belum, berarti kalian belum sah jadi pasangan!

Lupa balas chat lalu sibuk melakukan hal lain

Ini masalah sepele yang semua pasangan pasti pernah mengalami. Bagi yang chat-nya ditinggal atau tidak dibalas, memang sangat mengesalkan, sementara yang tidak membalas menganggap biasa saja. "Namanya juga lupa," begitu seringnya alasan mereka.

Selama alasannya masuk akal, karena memang lupa dan telanjur sibuk dengan urusan lain, rasanya tidak perlu sampai bikin berantem tiga hari tiga malam ya! Tapi kalau marah sedikit sama pasangan gara-gara ini, boleh lah.

Lagi ngobrol serius lewat chat, eh ditinggal tidur

Samanya seperti yang pertama tadi, chat ditinggal tidur juga sama menyebalkan. Tapi ya, gimana? Masa orang tidur dimarahi? Marah-marah saat dia tidur pun rasanya tiada guna. Toh dia mungkin tidak akan membacanya, paling nanti ketika bangun. Tapi saat dia sudah bangun tidur, belum tentu kamu masih mood buat marah-marah.

Cemburu karena dia banyak menghabiskan waktu dengan teman lawan jenis

Pasangan yang baru jadian pasti sering merasakan ini. Karena belum kenal dan akrab dengan semua temannya. Tapi seiring berjalannya waktu, perasaan cemburu yang sepertu itu memudar juga, kan? Toh akan ada waktunya kamu, pacarmu, dan teman-teman yang kamu cemburui itu bakalan main bareng.

Bayang-bayang mantan menggerayangi

Yang satu ini ngeri-ngeri sedap! Nama mantan kesebut saja, sudah bisa bikin jengkel. Apalagi kalau tidak sengaja ketemu. Terlebih kalau terlibat komunikasi langsung. Hmm, kalau tidak bisa sama-sama realistis menghadapinya, bisa jadi urusan berkepanjagan.

Mendiskusikan hal-hal tapi tidak berujung karena mau menang sendiri

Contoh, ingin nonton di mana weekend nanti? Kamu ingin ke mall B yang memang letaknya agak jauh dari rumah kalian, tapi di sana lebih lengkap sehingga menurutmu akan lebih mudah mencari opsi selanjutnya setelah nonton. Tapi pacar pilih mall A yang lebih kecil tapi dekat rumah dan tidak macet. Untuk soal begini saja, pasti kamu dan dia pernah sampai jengkel, kan?

Lagi bahas pernikahan, malah mengalihkan topik obrolan

Cewek-cewek pasti pernah kesal—atau akan kesal—karena hal ini. Obrolan soal pernikahan bisa jadi sangat serius buat cewek, dan mereka ingin bahas terus sampai jelas.

Tapi buat cowok, obrolan pernikahan mungkin menyeramkan, selama mereka belum benar-benar siap. Dihindari, salah. Ditanggapi pun belum tentu jawabannya sesuai yang diharapkan cewek. Ya memang, 70% berujung jengkel akhirnya.

Janji kencan tiba-tiba dibatalkan sepihak

Kalau cewek-cewek yang pernah merasakan janji kencannya dibatalkan sepihak oleh pacar bergabung, mereka sudah pasti punya massa yang cukup untuk bikin sebuah partai!


Related

Romance 3217279979676598372

Recent

item