Waduh, Capung akan Segera Hilang dari Indonesia

Waduh, Capung akan Segera Hilang dari Indonesia

Naviri Magazine - Tahu tidak, pada saat ini capung terancam punah di Indonesia. Padahal, di Indonesia ada sekitar 700 jenis capung, dengan 136 jenis di antaranya dapat ditemukan di Jawa. Hal itu disinyalir oleh World Dragonflies Association (WDA) atau komunitas pecinta capung internasional yang berpusat di Inggris.

Pada saat ini, keberadaan capung memang semakin sulit ditemukan di Indonesia, berbeda dengan era 1980-an ketika hewan kecil itu masih dapat disaksikan di alam bebas—di lapangan, di antara semak dan pepohonan—khususnya ketika musim panas datang.

Ancaman kepunahan capung di Indonesia, berdasarkan temuan PBB, adalah karena kondisi perairan di Indonesia yang sangat memprihatinkan. Padahal kehidupan capung sangat tergantung pada kondisi air.

Serangga pemakan jentik nyamuk dan hama sawah itu disebut dengan berbagai nama di berbagai daerah Indonesia. Di Sunda, capung disebut papatong. Di Jawa disebut kinjeng, coblang, gantrung, atau kutrik, sementara orang Banjar menyebutnya kasasiur, dan orang Flores menyebutnya tojo.

Kini, hewan itu terancam punah, dan bisa jadi anak cucu kita kelak tidak akan lagi mengenalnya.

Sebagai ilustrasi, kunang-kunang pernah terancam musnah dari Jepang. Karena kesadaran itu, orang Jepang pun berternak kunang-kunang untuk kemudian disebarkan lagi di alam bebas. Bagaimana dengan Indonesia?


Related

Science 2751186337208461012
item