Christopher Hitchens dan Geger Buku God is Not Great

Christopher Hitchens dan Geger Buku God is Not Great

Naviri Magazine - Christopher Eric Hitchens lahir pada 13 April 1949 di Portsmouth, Hampshire, Inggris. Ia adalah seorang pengarang dan jurnalis Inggris-Amerika. Ia pernah menjadi kolumnis dan kritikus sastra di majalah The Atlantic, Vanity Fair, Slate, World Affairs, The Nation, Free Inquiry, dan menjadi anggota media di Hoover Institution pada September 2008.

Hitchens seringkali hadir dalam acara televisi dan seminar. Pada tahun 2005, berdasarkan pemilihan di majalah Prospect/Foreign Policy, ia dinobatkan sebagai intelektual umum kelima dunia. Ia meninggal pada tanggal 15 Desember 2011 di Houston, Texas, Amerika Serikat, karena penyakit paru-paru yang dideritanya.

Sedangkan buku yang berjudul God is Not Great merupakan salah satu karya yang menggemparkan publik dunia. Si penulis, Hitchens, adalah seorang atheis. Ia secara gamblang menegaskan posisi tersebut dalam buku ini.

Buku setebal 307 halaman ini sepenuhnya melihat agama dan kebertuhanan dari sudut pandang atheisme. Bagi para atheis, Tuhan itu tidak ada. Agama, menurut Hitchens, adalah struktur palsu yang bertujuan untuk mengilusikan keberadaan Tuhan di satu sisi, serta untuk menegakkan hegemoni di atas pengikutnya di sisi yang lain. Sepanjang buku ini, Hitchens memaparkan berbagai fakta untuk mendukung proposisi tersebut.

Buku yang ditulis oleh Hitchens yang berjudul God is not Great: How Religion Poisons Everything ini diterbitkan oleh Allen & Unwin, NSW pada tahun 2007 silam.

Baca juga: Biografi Leo Tolstoy, Novelis Rusia Paling Terkenal di Dunia

Related

Figures 4079607723351179360

Recent

item