Efek Obat Kuat, dari Pusing, Deg-degan Hingga Kematian

Efek Obat Kuat, dari Pusing, Deg-degan Hingga Kematian

Naviri Magazine - Secara berkala, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan obat-obatan yang mengandung bahan kimia berbahaya, dan melarang obat tersebut agar tidak lagi beredar. Berita terkait pelarangan itu pun biasanya diterbitkan di berbagai media.

Ada obat kuat yang dilabeli sebagai "obat tradisional dan suplemen makanan", yang berkhasiat menambah stamina pria, namun dicampur dengan bahan kimia keras, yaitu sildenafil sitrat dan tadalafil. Karena itulah BPOM melarang dan menariknya dari peredaran.

Konsumsi obat keras yang mengandung bahan kimia obat keras membahayakan kesehatan bahkan dapat mematikan. Pemakaian obat keras harus melalui resep dokter.

BPOM melansir berbagai risiko dan efek yang tidak diinginkan dari penggunaan bahan kimia obat tanpa pengawasan dokter, sebagai berikut:

Sildenafil Sitrat dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, dispepsia, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, rinitis (radang hidung), infark miokard, nyeri dada, palpitasi (denyut jantung cepat), dan kematian.

Tadalafil dapat menyebabkan nyeri otot, pusing, sakit kepala, mual, diare, nyeri abdomen, dispepsia, nyeri punggung, muka memerah, hidung tersumbat, fotosensitivitas, dan kehilangan potensi seks permanen.

Tadalafil bersifat melebarkan pembuluh darah yang menyebabkan penurunan tekanan darah, pasokan oksigen dan darah ke dalam otot jantung menurun, nyeri dada yang tidak stabil, irama jantung tidak normal, dan stroke.

Merek obat kuat yang dilarang BPOM bukan hanya yang 'sayup-sayup terdengar'. Beberapa di antaranya pernah diiklankan di televisi dengan iklan yang menggoda.


Related

Sexology 5029430358014920251
item