Film-film yang Menyuguhkan Filosofi dan Pesan Mendalam

Film-film yang Menyuguhkan Filosofi dan Pesan Mendalam

Naviri Magazine - Apa tujuan orang menonton film? Rata-rata, orang menonton film untuk mendapat hiburan atau agar terhibur. Karenanya, rata-rata film pun dibuat dengan tujuan itu; memberi hiburan bagi penontonnya.

Namun, ada pula film-film yang juga memasukkan pelajaran-pelajaran penting atau filosofi tertentu yang bisa direnungkan oleh penonton seusai menyaksikan film. Ada cukup banyak film semacam itu. Karenanya, selain menghibur, film-film dengan filosofi dan pesan mendalam semacam itu biasanya memberi efek yang lama dalam benak penonton.

Terkait hal tersebut, berikut ini adalah beberapa film yang tidak hanya menghibur, tapi juga menyuguhkan filosofi dan pesan mendalam.

The Matrix

Film ini, waktu pertama kali release, jadi film yang benar-benar melakukan gebrakan visual effect, khususnya efek "bullet time". Setelah The Matrix, bullet time dipakai di banyak film lainnya, tapi khususnya film parody (Deuce Bigalow, Superhero Movie, dan semacamnya).

Filosofi film ini membuat kita berpikir, apakah kita benar hidup di dunia nyata? Atau cuma simulasi saja? Apa kita siap menghadapi realita walaupun pahit, atau lebih suka hidup dengan kenikmatan semu?

Fight Club

Sama seperti The Matrix, Fight Club harus ditonton berkali-kali supaya bisa memahami filosofi yang disampaikan. Di permukaan, film ini kelihatannya cuma menampilkan para anarkis anti kemapanan yang menolak mengikuti status quo.

Filosofi terdepan yang ditampilkan dalam film ini sebenarnya pandangan anti konsumerisme. Mengapa manusia modern sangat lemah dibandingkan manusia zaman dahulu? Jawabannya, silakan tonton film ini.

Ex Machina

Film keluaran 2015 ini berusaha menggambarkan pertanyaan sebagian besar orang mengenai AI, yang belakangan menjadi topik panas perusahaan-perusahaan teknologi. Dengan visual effect yang tak terlalu extravagant tapi sangat realistis, film ini benar-benar bikin kita berpikir soal AI.

Alicia Vikander, selain menjadi pemeran utama di Ex Machina, pada 2018 juga membintangi Tomb Raider reboot sebagai Lara Croft

Idiocracy

Film arahan Mike Judge ini menggambarkan situasi ekstrem apabila populasi orang bodoh melampaui orang-orang pintar di dunia, dan merambah ke pemerintahan. Tergolong satir dan komedi, beberapa jokenya sangat frontal.

Idiocracy tidak dirilis di bioskop seperti kebanyakan film lain, jadi hanya meraih sekitar $400 ribu, dibandingkan jutaan atau bahkan ratusan juta dolar film-film Blockbuster lainnya. Namun, film ini disambut dengan sangat baik oleh para kritikus, dan mendapatkan status "cult movie".

Mike Judge adalah sutradara dan voice actor seri animasi MTV yang sangat populer di tahun 90'an, yaitu Beavis and Butthead.

Glengarry Glenn Rose

Glengarry Glenn Rose (1992) dibintangi aktor-aktor kawakan, seperti Al Pacino, Alec Baldwin, Kevin Spacey, dan Ed Harris.

Jangan mengharapkan aksi seru, tembak-tembakan atau kejar-kejaran mobil yang menegangkan di sini. Film ini cuma menggambarkan kegiatan sehari-hari para salesman real estate, percakapan di antara mereka, dan jatuh bangunnya para sales.

Baca juga: Gone with the Wind, Film Populer dan Terlaris Sepanjang Masa

Related

Film 1874034271223623222

Recent

item