Ini 5 Keuntungan Bila Memiliki Pasangan Pria Berusia 30-an

Ini 5 Keuntungan Bila Memiliki Pasangan Pria Berusia 30-an

Naviri Magazine - Generasi milenial, yang saat ini usianya 20-an, mungkin tidak membayangkan punya pasangan pria yang sudah berusia 30-an. Rata-rata generasi milenial ingin punya pasangan pria yang usianya setara. Jarang sekali ada yang memilih pasangan yang umurnya terpaut jauh, bahkan sudah kepala tiga.

Menurut mereka, pasangan yang umurnya 30-an lebih cocok dipanggil sebagai ‘om’ atau pamannya. Kaum millennial masa kini lebih suka memilih pasangan yang masih muda agar dapat mengimbangi obrolannya, pergaulannya, bahkan gaya hidupnya.

Remaja yang memiliki pasangan berusia 30-an seringkali dinilai negatif. Padahal, memiliki pasangan yang jauh lebih tua tak hanya menunjukkan kematangan finansialnya. Simak keuntungan memiliki pasangan dengan usia 30-an di bawah ini!

Bagaikan seorang ayah, kamu akan selalu dimengerti dan diperhatikan

Memiliki pasangan yang usianya 30-an merupakan suatu keberuntungan. Pasanganmu akan selalu bersikap bijaksana dalam memahami segala tindakanmu. Selain itu, pasangan dengan usia 30-an cenderung memiliki cara yang unik untuk memberikan perhatiannya.

Walaupun terkesan seperti seorang ayah, namun ketika kamu mendapat perhatian darinya, kamu akan merasa istimewa. Karena dengan usianya, pasanganmu tentunya telah belajar banyak bagaimana cara menghadapi kekasihnya.

Tanpa 'kode-kode', ia akan mengenalkanmu pada keluarganya

Bagi pasanganmu, mengenalkanmu pada keluarganya adalah hal yang wajib. Kamu tak perlu lagi memberikan ‘kode’ kepada pasanganmu untuk dikenalkan pada keluarganya.

Karena baginya, pacaran yang dirahasiakan dari keluarga sudah tidak tepat lagi dilakukan. Ia akan merasa lebih nyaman untuk mengenalkanmu kepada keluarganya demi kelancaran hubungan.

Pergaulanmu akan lebih luas dan berkelas

Jika kamu memiliki pasangan yang berusia 30-an, tentunya kamu juga akan berkenalan dengan teman-temannya. Kamu akan memiliki teman dengan pengalaman yang jauh lebih banyak dibandingkan teman yang seumuran denganmu. Setiap kali berkumpul dengan teman-teman pasanganmu, kamu akan mendapat cerita yang menarik yang dapat kamu ambil sebagai pelajaran.

Selain itu, ketika kamu berbagi cerita, kamu akan mendapat respons dari sudut pandang yang berbeda dari apa yang biasanya kamu dapatkan dari teman-teman sekalanganmu. Coba bergaul dengan teman-teman pasanganmu, dijamin akan meningkatkan kelas pertemananmu.

Membahas pernikahan? Pasanganmu tentu lebih siap dan tak akan menghindar

Di usianya yang sudah kepala tiga, pasanganmu tentu tak akan menghindar untuk membahas pernikahan. Walaupun belum siap, tetapi usia 30-an pada umumnya tak asing lagi dengan pembahasan ini.

Biasanya, pasangan dengan usia 30-an akan merespons dengan baik dan realistis apabila membahas pernikahan. Kemungkinan, dia justru akan membawa topik ini ke jenjang yang lebih serius.

More romance, less drama!

Pasangan milennial biasanya memiliki terlalu banyak drama dalam hubungannya. Hal-hal kecil yang tak pantas dipermasalahkan justru menjadi konsumsi sehari-hari. Walaupun banyak yang menganggap itu hal biasa, tapi drama dalam hubungan juga bisa menjadi penyebab retaknya hubungan.

Nah, pasanganmu yang usianya 30-an tentunya sudah kenyang dengan drama. Ia akan lebih menghargai dan memperlakukan pasangannya bak ratu. Hubunganmu akan lebih romantis dengan pasangan.

Masih ragu untuk memiliki pasangan dengan usia 30-an? Buang jauh-jauh pikiran itu. Mungkin setelah ini, kamu akan tertarik untuk memulainya.


Related

Relationship 206913819055841285

Recent

item