Di Kota Ini, Orang Hanya Boleh Menikah Jika Saling Jatuh Cinta

Di Kota Ini, Orang Hanya Boleh Menikah Jika Saling Jatuh Cinta

Naviri Magazine - Apa alasan orang menikah? Karena cinta? Belum tentu! Kenyataannya, ada orang yang menikah karena dijodohkan orang tuanya. Bisa jadi, seorang laki-laki atau seorang perempuan tidak mencintai calon pasangannya. Namun, karena orang tua menjodohkan, ia pun terpaksa menikah. Itu realitas yang bisa ditemukan di mana-mana.

Selain karena dijodohkan, ada pula orang yang menikah karena uang atau harta. Bisa jadi, seorang wanita dilamar oleh seorang pria kaya. Si wanita sebenarnya tidak mencintai si pria. Namun, karena si pria kaya-raya, si wanita pun menerima lamaran itu, hingga mereka menikah. Sekali lagi, kenyataan semacam itu bisa ditemukan di mana-mana.

Namun, hal serupa itu tidak bisa dilakukan di Kota Taiqian yang ada di Provinsi Henan, Cina utara. Di kota itu, ada peraturan resmi yang telah disahkan sejak 1 Januari 2017, yang isinya: Warga Taiqian tidak boleh menikah karena uang, atau karena dijodohkan. Dengan kata lain, perkawinan harus dilakukan semata-mata karena si pasangan saling jatuh cinta!

Bukan hanya itu saja yang diatur di Kota Taiqian. Saat pelaksanaan resepsi pernikahan, durasi prosesi sekaligus pesta mesti dipangkas. Belum ada keterangan secara lebih spesifik, namun intinya pesta tidak boleh berlangsung selama berhari-hari.

Salah satu tujuan utamanya adalah ketertiban umum. Oleh sebab itu, rombongan kendaraan mempelai juga tidak boleh lebih dari enam mobil. Agar lebih efisien, pasangan yang berniat membangun bahtera rumah tangga dianjurkan mengikuti pernikahan massal, terutama yang diselenggarakan oleh pemerintah lokal.

Agar selaras dengan misi mencegah pernikahan mewah, terdapat aturan yang melarang pemberian hadiah berupa rumah atau mobil, atau hadiah dalam bentuk lain yang bernilai di atas 60.000 yuan atau Rp125 juta.

Pengantin dianjurkan untuk tidak mengundang lebih dari 20 anggota keluarga, dalam acara makan malam. Di acara tersebut juga diharapkan tidak melibatkan lebih dari 10 meja dan lebih dari 12 sesi makan. Rokok boleh disuguhkan, tapi yang harganya tidak lebih dari 10 yuan (Rp21 ribu) per bungkus. Anggur pun dibatasi: yang harganya tidak lebih dari 20 yuan atau (Rp41 ribu) per botol.

Satu anjuran terakhir, dan termasuk yang paling esensial, adalah keluarga mempelai tidak perlu meminjam uang untuk menutup biaya pernikahan. Pesan tersiratnya: selenggarakan prosesi sakral dengan sederhana, tanpa perlu menyiksa isi kantong, tanpa perlu mendahulukan gengsi.

Baca juga: Pernikahan Mewah dan Mahal Akan Segera Dilarang di Negara Ini

Related

World's Fact 5858150124179382318

Recent

item