Terlalu Banyak Menonton Drama Bisa Menyebabkan Depresi

Terlalu Banyak Menonton Drama Bisa Menyebabkan Depresi

Naviri Magazine - Film atau serial drama sering muncul di televisi atau di layar bioskop. Kenyataannya, banyak orang yang menyukai film atau serial drama, entah dari Indonesia, Amerika, Korea, bahkan dari India. Sebagian orang bahkan sering menonton film drama sampai berjam-jam atau seharian penuh, khususnya untuk film drama serial.

Apalagi di zaman sekarang, sudah banyak tersedia layanan streaming film dan serial dengan berbagai pilihan genre. Bahkan Netflix melakukan sebuah survei dan menemukan bahwa 73 persen pelanggan mereka merasakan perasaan positif setelah melakukan binge watching di Netflix.

Tapi ternyata, sebuah antitesis yang dipublikasi dalam Journal Mass Communication and Society menunjukkan bahwa terlalu banyak menonton dapat menjadi masalah dan memengaruhi kesehatan mentalmu, terutama jika terlalu sering menonton drama romantis.

Dikutip dari Popbuzz, terlalu banyak menonton drama romantis dapat merusak hubungan di dunia nyata. Bahkan ada istilah khusus bagi para penderitanya, yaitu PBWD (post binge watch depression).

Mereka (para penderita) biasanya terlalu larut dalam drama, sehingga membayangkan bahwa mereka berada atau hidup dalam drama tersebut, dan kerap membanding-bandingkannya dengan kehidupan asli mereka.

"Tayangan drama mampu memanipulasi khalayak secara keseluruhan. Sama seperti media sosial yang sering memberi kesan seolah-olah hidup itu sempurna, sedangkan kamu tidak melakukan apapun untuk meningkatkan kehidupanmu sendiri," ujar salah satu Life Counselor, Carole Ann Rice.

Namun, Carole juga mengatakan bahwa terlalu banyak menonton drama tidak selamanya buruk. Tontonan juga bisa membantumu dalam beberapa hal.

"Kamu mungkin bisa menginvestasikan waktumu untuk menonton program kesehatan, gaya hidup, atau apapun yang berdampak pada perkembangan hidupmu," katanya.

Dia menambahkan, daripada duduk berjam-jam menonton, kamu juga bisa berjalan-jalan, menikmati pemandangan alam, dan menikmati udara segar untuk menjernihkan pikiran.

"Pastikan kamu juga tetap berolahraga, karena olahraga dapat melepaskan endorfin dan membantu menghilangkan stres," sarannya.

Baca juga: Penyebab Orang Berhenti Mencari Musik Baru di Usia Dewasa

Related

Psychology 7994147430767026540
item