Misteri Penemuan Kerangka dan Mayat di Tengah Hutan

Misteri Penemuan Kerangka dan Mayat di Tengah Hutan

Naviri Magazine - Pada 18 April 1943, empat anak laki-laki dari kota Stourbridge menemukan sesuatu yang mengerikan di area Hagley Wood, yang merupakan bagian dari real Hall Hagley milik Tuan Cobham, yang terletak di Midlands Inggris. Anak-anak tersebut sedang bepergian ke hutan untuk berburu burung.

Di daerah itu, mereka menemukan pohon wych-hazel tua. Salah satu anak laki-laki memutuskan untuk memanjat pohon, untuk melihat dan mencari sarang burung. Yang dia lihat adalah tengkorak manusia membusuk. Anak-anak itu memiliki kecurigaan bahwa itu kerangka manusia.

Salah satu anak tersebut membahas pengalaman tersebut dengan ayahnya, yang selanjutnya menghubungi kepolisian Worcestershire County. Polisi menyelidiki pohon wych-hazel dan menemukan tidak hanya tengkorak manusia, tetapi juga sebuah kerangka yang hampir lengkap, sepatu, dan beberapa pakaian yang membusuk.

Selama pencarian di semak-semak sekitarnya, potongan tangan dari tubuh juga ditemukan terkubur di sana.

Profesor James Webster, dari Kantor Forensik di Inggris, memeriksa mayat tersebut dan memutuskan bahwa itu mayat wanita berusia 35 tahun, dengan rambut cokelat dan gigi tidak teratur di rahang bawah. Dia juga telah melahirkan setidaknya sekali, dan telah mati selama setidaknya 18 bulan sebelum ia ditemukan.

Tidak ada tanda-tanda penyakit atau kekerasan pada tubuh, tapi mulutnya telah diisi dengan taffeta, sejenis kain tenun halus. Secara resmi, ahli koroner menyatakan pembunuhan itu terjadi dengan cara membuat korban sesak napas.

Pihak berwenang mencari identitasnya, melalui daftar orang hilang dan melalui catatan gigi, tapi tidak ada jejak identitas wanita itu ditemukan.

Menjelang akhir 1943, grafiti aneh mulai muncul di dinding bangunan kosong di berbagai bagian Midlands barat, Inggris. Pesan grafiti pertama menyatakan, "Siapa yang meletakkan Luebella bawah pohon elm wych?"

Pesan itu diikuti oleh banyak variasi lainnya, seperti, "Hagley Wood Bella," yang ditemukan pada dinding di Birmingham. Seiring waktu, pesan tersebut muncul di seluruh Inggris. Siapa orang yang menulis pesan pertama dan memberi nama "Bella", tidak diketahui hingga kini.

Pada 18 Agustus 1999, pesan itu muncul di sisi Obelisk Wychbury, yang merupakan monumen yang dibangun pada 1758 oleh Lord Lyttelton. Banyak teori menyiratkan bahwa pembunuhan wanita tadi dilakukan oleh sihir, karena adanya tanda-tanda ritual sihir. Kejadian ini menjadi salah satu kejadian yang menghebohkan, bukan hanya diseluruh Inggris, tetapi juga di dunia.

Baca juga: Misteri Telapak Kaki Raksasa yang Pernah Hebohkan Indonesia

Related

World's Fact 5614292818186907234

Recent

Hot in week

Ebook

Koleksi Ribuan Ebook Indonesia Terbaik dan Terlengkap

Dapatkan koleksi ribuan e-book Indonesia terbaik dan terlengkap. Penting dimiliki Anda yang gemar membaca, menuntut ilmu,  dan senang menamb...

item