Sering Unggah Foto Mesra, Tanda Pasangan Tidak Bahagia

Sering Unggah Foto Mesra, Tanda Pasangan Tidak Bahagia

Naviri Magazine - Di media sosial, kita tentu kerap mendapati orang-orang yang mengunggah foto-foto mesranya dengan pasangan. Saat melihat foto-foto mesra tersebut, kita pun mungkin berpikir mereka pasangan yang bahagia. Buktinya terlihat mesra di foto-foto yang mereka pamerkan di media sosial. Tapi benarkah memang begitu kenyataannya?

Berdasarkan penelitian, ternyata justru orang yang sering mengunggah foto-foto mesra adalah orang yang tidak bahagia dengan pasangannya.

Dari sisi frekuensi unggahan foto berikut video di media sosial, Lydia F. Emery, dkk mengatakan, seseorang yang merasa tak nyaman dengan perasaan pasangannya cenderung membuat hubungannya menonjol di media sosial, dengan cara membagikan lebih banyak unggahan. Kesimpulan ini didapat setelah mereka meneliti 108 pasangan heteroseksual (216 individu) di universitas kecil di Kanada.

Lewat riset berjudul “Can You Tell That I’m in a Relationship? Attachment and Relationship Visibility on Facebook” (2014) tersebut, Emery, dkk meneliti lebih dalam soal relationship visibility atau visibilitas hubungan di media sosial. Visibilitas hubungan merupakan istilah yang merujuk pada pentingnya relasi dalam citra diri, yang disampaikan individu pada orang lain.

Lebih lanjut, relationship visibility dipengaruhi oleh dimensi kelekatan (attachment) antar orang dewasa. Menurut Emery, dkk, hubungan antara kedua hal tersebut terjadi karena dorongan untuk mengatur kesan pada diri, misalnya usaha untuk meningkatkan kepercayaan diri, memperoleh status sosial, atau membentuk identitas tertentu.

Dari analisis data pada riset tersebut, mereka kemudian menjelaskan bahwa keinginan visibilitas hubungan individu yang mempunyai kelekatan cemas (anxious) lebih tinggi daripada mereka yang cenderung memiliki kebiasaan menghindar (avoidant).

The Huffington Post menjelaskan bahwa orang yang memiliki kelekatan cemas cenderung khawatir akan kemampuan pasangannya untuk mencintai dirinya. Ia juga tak konsisten ketika merawat dan memberikan perhatian.

Sementara itu, individu dengan kelekatan menghindar adalah pribadi independen yang takut berkomitmen. Baginya, membiarkan seseorang mendekat akan menimbulkan kekecewaan serta rasa sakit.

Dalam hal ini, seseorang dengan kelekatan cemas percaya bahwa visibilitas hubungan di media sosial membuat mereka merasa lebih baik. Sebaliknya, individu yang mempunyai kecenderungan menghindar justru menilai hal tersebut bukanlah ide baik, karena membuat mereka menilai buruk diri sendiri.

Tapi, ketika kegelisahan akan perasaan pasangan muncul, baik individu dengan kelekatan cemas maupun yang punya kecenderungan menghindar sama-sama tak bisa mengurangi efek tersebut. Yang bakal dilakukan justru membikin hubungan mereka kelihatan di media sosial, dengan cara mengunggah foto atau video lebih banyak dari biasanya.

Baca juga: Ini Kesalahan Finansial Selama Pacaran, yang Sebaiknya Dihindari

Related

Romance 4053496792636708968
item