Widows, Kisah Para Wanita yang Merancang Perampokan Besar

Widows, Kisah Para Wanita yang Merancang Perampokan Besar

Naviri Magazine - Widows adalah film aksi kriminal yang menjadikan para wanita sebagai tokoh utama. Film ini unik, karena umumnya film kriminal menjadikan kaum pria sebagai tokoh utama. Kisahnya tentang sekelompok wanita yang tertekan menghadapi hidup, dan berencana melakukan aksi perampokan.

Veronica Rawlings (Viola Davis), Linda Pereli (Michelle Rodriguez), Alice Gunner (Elizabeth Debecki), dan Belle (Cynthia Erivo) melakukan misi perampokan bukan untuk kepuasan batin, melainkan sebagai jalan terakhir untuk bertahan hidup di Chicago yang keras.

Kematian Harry Rawlings (Liam Neeson) membuat Veronica patah hati. Ia kemudian kaget setelah tahu bahwa suaminya adalah pelaku kriminal. Rupanya uang hasil curianlah yang selama ini membuat hidupnya serba berkecukupan. Harry meninggal usai gagal menjalankan satu misi. Ia mati terbakar bersama dua rekannya.

Belum kering air mata kesedihan akibat ditinggal suami tercinta, pada suatu hari Veronica didatangi Jamal Manning (Bryan Tyree Henry). Jamal adalah ketua sindikat kriminal sekaligus politikus pemula yang sedang mencalonkan diri sebagai pemimpin Distrik 18 Chicago.

Jamal kehilangan modal kampanye sebesar $5 juta karena jadi korban perampokan terakhir Harry dan kawan-kawan. Ia merasa Veronica bertanggung jawab untuk mengembalikannya, dalam tenggat waktu satu bulan, tidak peduli bagaimana caranya.

Veronica otomatis pusing karena tidak mempunyai uang sebanyak itu. Pada dasarnya ia tak punya apa-apa. Gaun-gaun elegan, perhiasan mahal, hingga apartemen yang ia dan anjingnya tempati adalah kepunyaan Harry.

Linda dan Alice menghadapi masalah yang sama. Suami Linda, Carlos Perelli (Manuel Garcia-Rulfo), punya utang judi dalam jumlah besar. Carlos menjadikan toko baju Linda sebagai jaminan. Setelah ia meninggal, toko itu disita. Linda dan kedua anaknya yang masih kecil dipaksa untuk tinggal di rumah orang tuanya.

Alice menjalani hubungan yang beracun (toxic relationship) dengan suaminya, Florek Gunner (Jon Bernthal). Florek suka memukuli Alice, terutama saat ia sedang tidak punya uang. Alice harus menahannya, karena ia menggantungkan hidup sepenuhnya kepada Florek.

Widows berkaca pada pengalaman banyak perempuan kelas bawah yang memiliki ketergantungan tinggi pada suami. Saat muncul musibah yang mengakibatkan keduanya berpisah, para perempuan ini dilanda kebingungan yang luar biasa karena tidak mandiri secara finansial.

Narasi realis seperti ini cukup jarang diangkat, apalagi dalam genre film kriminal dengan tokoh utama perempuan. Ide pokoknya lebih mudah menjangkau simpati khalayak, karena penonton tidak sedang disuguhi intrik-intrik klise yang berlangsung di puncak menara gading.

Titik terang datang saat Veronica menemukan buku catatan Henry. Di dalamnya terdapat petunjuk lokasi persembunyian uang hasil rampokan. Veronica kemudian mengajak Linda dan Alice untuk mencurinya, karena dipandang sebagai solusi terbaik untuk mengatasi tekanan yang sedang mereka alami.

Belle bergabung ke tim setelah supir Veronica dibunuh oleh adik Jamal Manning, Jatemme Manning (Daniel Kaluuya). Alur film pelan-pelan menunjukkan evolusi para janda menjadi perampok profesional—serupa suami-suami mereka.


Related

Film 741869446360377439

Recent

item