Woodstock, Konser Musik “Paling Gila” Sepanjang Sejarah

Woodstock, Konser Musik “Paling Gila” Sepanjang Sejarah

Naviri Magazine - Bayangkan sebuah konser musik yang mendatangkan penyanyi-penyanyi dan grup-grup band paling terkenal di zamannya. Ketika penyanyi-penyanyi serta grup-grup band terkenal itu disatukan untuk konser bersama, bisa dipastikan pengunjungnya akan membludak. Kenyataan itulah yang terjadi dalam acara festival musik Woodstock.

Woodstock adalah festival musik yang dihelat di hamparan tanah peternakan seluas 240 hektare di Bethel, New York, Amerika Serikat pada 1969.

Festival tersebut berlangsung selama tiga hari. Dilansir dari BBC, diperkirakan 400.000 anak muda membanjiri lokasi untuk menyaksikan penampilan penyanyi dan berbagai band seperti Janis Joplin, The Who, Grateful Dead, Canned Heat, Crosby, Stills, Nash & Young, Jimi Hendrix, Joan Baez, dan Ravi Shankar.

Sebenarnya, pihak panitia hanya menyediakan 186.000 tiket yang habis terjual. Namun, pada malam pertama, pagar penghalang tiket mulai rusak. Pihak promotor akhirnya mengumumkan semua orang boleh masuk ke area konser. Inilah yang kemudian membuat jumlah massa membludak.

Hujan deras yang mengguyur acara tersebut gagal meredam gairah massa untuk menikmati alunan musik di atas ladang yang berubah menjadi kubangan lumpur.

Di luar area konser, kemacetan lalu lintas terjadi sepanjang delapan mil di dekat White Lake. Kepolisian setempat memperkirakan ada satu juta orang yang masih terjebak di jalanan, yang tujuannya ingin ke lokasi acara.

Meski begitu, Woodstock masih kalah dengan konser penyanyi rock Rod Stewart di Rio de Janeiro, Brasil pada 1994, yang dihadiri sekitar 4,2 juta orang. Konser itu digratiskan, dan Guinness Book of Records mencatatnya sebagai konser rock gratis dengan penonton terbanyak di dunia.

Baca juga: Ini 5 Lagu Luat Negeri yang Diam-diam Dibeli Ahmad Dhani

Related

Music 114540374846273531
item