Tiga Bekas Penjahat Perang Zaman Nazi Ditangkap di Jerman

Tiga Bekas Penjahat Perang Zaman Nazi Ditangkap di Jerman

Naviri Magazine - Kepolisian Jerman menggerebek dan menahan tiga orang yang diduga mantan sipir kamp tahanan Auschwitz. Ketiganya dituduh terlibat dalam pembantaian Yahudi di kamp Polandia tersebut.

Diberitakan The Guardian, menurut jaksa penuntut di kota Stuttgart, ketiga orang yang ditangkap di rumah terpisah itu tinggal di negara bagian Baden-wurttemberg. Mereka kini telah berusia 88, 92, dan 94 tahun.

Mereka dituduh berpartisipasi dalam pembantaian lebih dari satu juta orang Yahudi di Auschwitz di Polandia, pada Perang Dunia II. Mereka bertugas sebagai sipir pasukan SS di kamp tahanan itu, dari 1942 sampai 1944.

Selain menggerebek rumah ketiganya, polisi Jerman juga menggeledah tiga rumah lainnya di Hesse dan Rhine-Westphalia. "Berbagai catatan dan dokumen dari era Nazi disita, dan tengah dilakukan evaluasi," ujar pernyataan penyidik.

Polisi langsung melakukan tes medis pada tiga orang yang sudah renta ini. Hakim lalu memberikan izin ketiganya diperbolehkan ditahan di rumah sakit penjara.

Penyidik Jerman tahun lalu mengumumkan tengah memburu 30 mantan sipir Auschwitz yang diduga masih hidup.

Sebelumnya, selama lebih dari 60 tahun, pengadilan di Jerman hanya mengadili penjahat perang yang terbukti terlibat langsung dalam pembunuhan atau pembantaian warga sipil. Tapi pengadilan di Munich tahun 2011 lalu mengubah pola penyidikan.

Tiga tahun lalu, pengadilan Munich memvonis lima tahun penjara pada John Demjanjuk, karena bertugas sebagai sipir di kamp Sobibor, satu lagi tempat pembantaian Yahudi pada PD II. Pengadilan Demjanjuk menegaskan bahwa sipir, walau tidak terlibat pembunuhan, harus juga diadili.

Lebih dari 1 juta orang, kebanyakan Yahudi dari Eropa, tewas di Auschwitz-Birkenau, yang dioperasikan oleh Nazi sejak tahun 1940 sampai tahun 1945, saat kamp itu dikuasai pasukan Rusia.

Baca juga: Misteri dan Konspirasi di Balik Kematian Adolf Hitler

Related

World's Fact 3958386128770499186

Recent

item