Dokumen FBI Membuka Fakta Misterius Kematian Adolf Hitler

Dokumen FBI Membuka Fakta Misterius Kematian Adolf Hitler

Naviri Magazine - Adolf Hitler masih memiliki daya tarik bagi dunia, meski telah lama tiada. Sebagaimana yang tercatat dalam sejarah, dia mengakhiri hidupnya sendiri di sebuah bunker, dengan cara menembak kepalanya sendiri. Hal itu ia lakukan setelah Jerman kalah perang. Namun, benarkah Hitler memang mati waktu itu?

Berdasarkan dokumen yang dibeberkan FBI pada 2014 lalu, pemimpin partai Nazi, Adolf Hitler, kemungkinan selamat dari Perang Dunia II. Disebutkan dalam laporan tersebut, Adolf Hitler memalsukan kematiannya sendiri, dan terbang ke Amerika Selatan menyusul kejatuhan Nazi.

Sebuah serial acara TV 'Hunting Hitler' melanjutkan perburuan terakhir, dalam episode anyarnya. Acara tersebut mengikuti veteran CIA, Bob Baer, melakukan napak tilas rute pelarian potensial Hitler.

Napak tilas ini menggunakan strategi pemburuan pria yang sama, yang digunakan oleh badan intelijen di seluruh dunia. Tujuannya untuk menemukan dan menangkap sasaran bernilai tinggi, yang dikenal sebagai Pemetaan Aset.

Bertepatan dengan pertunjukan tersebut, MIRROR telah menuangkan segudang informasi yang terbongkar dalam seri, untuk mengungkapkan poin-poin penting yang menurut teori konspirasi Hitler memang menipu dunia.

Daftar enam alasan tersebut berasal dari sebuah kombinasi sumber dan meliputi isi-isu terbesar. Ini termasuk bagaimana dia diduga kabur, ke mana dia kabur, dan kapan terakhir kali terlihat. Berikut 6 alasan tersebut:

Terowongan Rahasia

Bukti menunjukkan Hitler kabur ke bunkernya menggunakan terowongan rahasia. Di bawah aturan Nazi, bawah tanah Berlin diperluas ke jaring terowongan dan bunker yang saling terhubung. Hitler pasti memiliki semua ini untuk melarikan diri.

Terbang ke Argentina

Laporan FBI tertanggal 21 September, beberapa pejabat mengevakuasi Hitler ke Argentina, menggunakan kapal selam. Kemudian, Hitler disinyalir bersembunyi di kaki bukit di Pegunungan Andes.

'Konvoi Hantu'

Ada klaim bahwa Hitler terbang dari Eropa dengan 'konvoi hantu' setelah jatuhnya Berlin. Beberapa pejabat tinggi Nazi—termasuk 'arsitek Holocaust', Adolf Eichmann dan Dr Josef Mengele, 'Malaikat Maut'—benar-benar melarikan diri ke Argentina. Teorinya adalah Hitler bergabung dengan mereka di sana.

Terlihat di Kolombia

Di antara banyak dokumen CIA yang baru-baru ini dideklasifikasi tentang pembunuhan John F. Kennedy adalah sebuah laporan tentang Hitler. Laporan tersebut mengklaim bahwa Hitler selamat dari Perang Dunia Kedua, dan tinggal di Kolombia.

Informasi tersebut, yang diberi kode nama 'Cimelody-3', mengatakan kepada kepala intelijen AS untuk Venezuela bahwa dia berhubungan dengan mantan agen SS, Philip Citroen. Agen tersebut mengaku bertemu seorang pria yang mengaku sebagai Adolf Hitler, di kota Tunja.

Pulau Nazi

Dipercaya, ribuan anggota Nazi terbang menuju Amerika Selatan, setelah pecah Perang Dunia II. Saat itu, mereka diyakini berencana membangun kembali kejayaan Nazi di sebuah pulau rahasia di sana.

Kematian Hitler usai 11 Tahun

Pernyataan resmi menyebutkan bahwa pemimpin Nazi tersebut bunuh diri dengan cara menenggak pil sianida, sebelum menembak dirinya sendiri. Namun, butuh lebih dari satu dekade sebelum dinyatakan resmi oleh pengadilan di Jerman.

Baca juga: Asal Usul Semua Peperangan dan Pembantaian Keji di Dunia

Related

Mistery 8316235656310708700
item