Film-film yang Tokoh Utamanya Mengalami Gangguan Jiwa (Bagian 2)

Film-film yang Tokoh Utamanya Mengalami Gangguan Jiwa

Naviri Magazine - Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Film-film yang Tokoh Utamanya Mengalami Gangguan Jiwa - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan urutan lebih lengkap, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Jack Nicholson, The Shining

Plot: Suasana hati berfluktuasi sangat ekstrem; kepribadian yang sangat mudah marah; membuat kesenangan dalam perilaku kekerasan; pecandu alkohol; ketidakmampuan untuk menulis lebih dari satu kalimat pada mesin ketik. Semua pekerjaan tanpa hasil membuat Jack menjadi sosok yang sangat rapuh.

Diagnosis: Karena kehadiran sosok supranatural yang menguasai dirinya.

Anonim, Drive

Plot: ketidakmampuan untuk mempertahankan percakapan lebih lama; wajah berekspresi sangat dingin dan tidak berekspresi; ketidakmampuan bersosialisasi; kecenderungan untuk bertindak sangat kejam.

Diagnosis: High functioning asperger’s syndrome.

Tiffany Maxwell, Silver Linings Playbook

Plot: Ledakan emosi positif dan negatif (biasanya negatif); perilaku campur aduk dan tidak bisa diprediksi; Emosi mudah tersinggung; keinginan untuk menantang dan ditantang.

Diagnosis: Bipolar Dissorder

Kevin, We Need to Talk About Kevin 

Plot: Anak yang berkelakuan aneh, yang selalu terobsesi menyakiti ibunya, ayahnya, adiknya, dan orang lain, dalam tindakan kekerasan, bahkan menyebabkan adiknya buta. Dia juga pernah memanah teman kelasnya.

Diagnosis: Antisocial personality disorder, depression.

Dennis Hopper, Blue Velvet

Plot: Memiliki masalah untuk bernapas dengan benar; dorongan seksual sadomasokis; kecenderungan untuk menculik dan menipu orang; menunjukkan dua kepribadian ganda: satu sadis, dan yang satu sangat sensitif; memiliki dorongan untuk berbuat kekerasan.

Diagnosis: Multiple personality disorder, sociopathic disorder.

Gollum, Lord of the Rings

Plot: Sering terjadi perubahan dari satu kepribadian ke kepribadian yang lain.

Diagnosis: Multi-personality disorder, mungkin karena menjadi korban mantra dari cincin.

Hannibal Lecter

Plot: Memiliki nafsu makan sebagai predator daging manusia; kecerdasan untuk tidak jujur; luar biasa dalam menukar antar personalitas; licik. Penyebabnya mungkin karena dalam hidupnya mengalami trauma, di mana ia menemukan sisa-sisa tubuh adiknya, Mischa, setelah ia dimakan oleh tentara Nazi yang kehabisan makanan.

Diagnosa: Psikopat yang bermasalah karena peristiwa mengerikan dari masa lalu melalui kanibalisme.

Trevor Reznik, The Machinist

Plot: Insomnia. Belum tertidur dalam setahun; penurunan berat badan ekstrem; sikap yang sangat paranoid; beberapa halusinasi visual dan pendengaran.

Diagnosa: Antara schizophrenia, multiple personality disorder. atau insomniac disorder.

Norman Bates, Psycho

Plot: Dibesarkan oleh seorang ibu yang kasar dan posesif; dicuci otaknya dari kecil sampai remaja tentang perempuan yang menjadi pelacur dan tercela. Gejala yang muncul adalah bicara dengan diri sendiri dalam suara ibunya; dan memakai pakaian ibunya; menguntit orang melalui lubang-lubang kecil.

Diagnosis: Dissociative personality disorder.

Alex, A Clockwork Orange

Plot: Keinginan untuk bertindak melawan hukum dan bukan untuk patuh; berlaku cenderung ingin menipu yang ditunjukkannya secara berulang dengan berbohong kepada orang tuanya. Impulsif; moralitas licik, dan tindakannya seringkali agresif dan keras.

Diagnosis: Antisocial personality disorder bercampur narcissistic personality disorder.

Charles Foster Kane, Citizen Kane

Plot: Tidak mampu merasakan empati terhadap orang lain; menuntut perhatian dari dunia; sikap yang sangat narsis; kepribadian mudah tersinggung.

Diagnosis: Narcissistic personality disorder (NPD).

Justine, Melancholia

Plot: Terlihat tenang meskipun kondisinya sedang kacau; kecemasan sosial; cenderung mengisolasi diri dari sosial; sedikit motivasi untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan; keputusan yang tidak biasa.

Diagnosis: Depresi yang parah.

Nina Sayers, Black Swan

Plot: Berhalusinasi visual seseorang; sikap perfeksionis terhadap menari, dan kehidupan secara umum; emosional tidak stabil.

Diagnosis: Psychotic breakdown & stress, atau juga schizophrenia.

Jasmine, Blue Jasmine

Plot: Kepribadian neurotik; benar-benar egois; menyalahkan orang lain padahal masalahnya sendiri; suatu dorongan tak terbendung terhadap suatu hubungan.

Diagnosis: Gangguan neoritik, depresi, dan narcissistic personality disorder.

Baca juga: Komentar Para Kritikus untuk Film Black Mirror: Bandersnatch

Related

Film 8293804037456165884

Recent

item