Kekaisaran Mali, Mercusuar Peradaban dari Zaman Kuno

Kekaisaran Mali, Mercusuar Peradaban dari Zaman Kuno

Naviri Magazine - Setelah jatuhnya Kerajaan Ghana, Kekaisaran Mali mendominasi wilayah Afrika Barat. Terletak di Sungai Niger dan di sebelah barat Ghana (saat ini dikenal dengan Nigeria dan Mali), kekaisaran ini mencapai puncaknya pada 1350-an.

Kekaisaran Mali didirikan oleh Mansa (Raja) Sundiata Keita, dan menjadi terkenal karena kekayaannya, khususnya karena Mansa Musa adalah cucu saudara tiri Sundiata.

Mansa Musa inilah yang berhasil membawa Mali kepada kajayaannya, di mana perdagangan mencapai tiga kali lipat dari masa sebelumnya. Selama pemerintahannya, Mansa Musa telah berhasil memperluas wilayahnya hingga dua kali lipat lebih luas, sehingga kerajaan ini lebih besar daripada kerajaan-kerajaan Eropa pada saat itu.

Kota-kota Mali menjadi pusat perdagangan penting di Afrika Barat, serta terkenal dengan pusat-pusat kekayaan, budaya, dan pendidikan. Timbuktu, sebuah kota penting di Mali, menjadi salah satu pusat budaya yang penting, tidak hanya bagi bangsa Afrika, tetapi dari seluruh dunia.

Perpustakaan yang luas dan banyaknya universitas membuat kota ini menjadi tempat pertemuan para penyair terbaik, ulama, dan seniman dari Afrika dan Timur Tengah.

Baca juga: 5 Peradaban Kuno Afrika yang Lebih Maju dari Mesir dan Romawi

Related

Insight 6766547413730499084
item