Misteri Penemuan Komputer Canggih dari Zaman Sebelum Masehi

Misteri Penemuan Komputer Canggih dari Zaman Sebelum Masehi

Naviri Magazine - Antikythera Mechanism adalah sebuah alat yang terdiri dari rangkaian gir yang tersusun sedemikian rupa, dan membentuk alat yang memiliki fungsi. Bentuknya kurang lebih seperti kotak kayu kecil, yang isinya kurang lebih ada 30 gir di dalamnya.

Benda ini pertama kali ditemukan pada tahun 1900, di lokasi bernama Antikythera. Beberapa penyelam asal Yunani, yang sedang mencari spons laut, menyelam ke bangkai kapal di kedalaman 45 meter di Antikythera. Bukan spons yang mereka dapatkan, malah artefak kuno ini yang mereka temukan.

Pada waktu itu mereka tidak menyadari kalau artefak tersebut bakal bikin gempar dunia.

Artefak temuan itu kemudian diserahkan ke Museum Arkeologi di Athena, untuk diteliti. Seorang peneliti, bernama Valerios Stais, menyadari bahwa di dalam artefak ini ada benda yang berwujud mirip gir. Dia pun mengambil kesimpulan kalau benda itu adalah jam astronomi.

Penelitian pun dilanjutkan oleh ilmuwan lain bernama Derek J. de Solla Price, seorang profesor dari Yale University, yang mencoba meneliti artefak dengan metode X-ray dan Gamma-ray di tahun 1951. Dari hasil penelitian itu, dia makin yakin kalau Antikythera Mechanism adalah jam astronomi, yang gunanya untuk mengukur pergerakan bintang dan planet.

Karena penelitian ini, Antikythera Mechanism banyak menarik perhatian peneliti lain. Karena selain wujudnya yang unik, artefak ini dianggap sebagai Prochronistic, alias kelewat canggih pada masanya. Karena, menurut penelitian Price, artefak ini kemungkinan dibuat sekitar tahun 87 SM. Atau, kala menurut penelitian terakhir, usianya jadi lebih tua, sekitar 205 SM.

Sistem kerja Antikythera Mechanism

Di dalam Antikythera Mechanism ada banyak gir, sekitar 30-an, dan ada lagi beberapa gir yang berserakan di sekitar artefak saat ditemukan sama penyelam. Hipotesisnya, tiap-tiap gir merepresentasikan benda di langit, terutama matahari, bulan, dan bintang-bintang konstelasi alias bintang zodiak

Di bagian depan artefak ada dua lingkaran besar, dimana lingkaran terluar menggambarkan 365 hari dari kalender Mesir, dan lingkaran yang di dalam menggambarkan posisi zodiak. Kedua lingkaran ini kemudian menjadi penunjuk pergerakan matahari selama 365 hari.

Di bagian depannya juga ada jarum jam yang menggambarkan matahari, bulan, dan 5 planet utama di tata surya (Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus). Sedang di bagian belakangnya, artefak ini punya diagram, untuk menentukan bulan berdasarkan Synodic Month, alias pergerakan bulan.

Beberapa jenis itu adalah peredaran Metonic dan Saros sebagai yag terbesar, dan 3 peredaran bulan kecil lainnya, yaitu Callipic, Exeligmos, dan Olympiad. peredaran Olympiad gunanya untuk menentukan kapan Olimpiade Yunani bakal digelar.

Selain itu, mesin ini juga ditujukan untuk menentukan pergerakan benda langit. Kadan-kadang, pergerakan benda langit seperti bulan tidak konstan. Ia bisa bergerak lebih cepat ataupun lebih lambat. Dan mesin ini dibuat untuk memprediksi gerakan tersebut.

Makanya, peneliti menganggap Antikythera Mechanism sebagai komputer pertama di dunia. Misteriusnya, menurut beberapa peneliti, pada zaman dahulu (sebelum Masehi), yang bisa disebut Hellenistic Age, belum ada mekanisme yang kerumitannya menyaingi Antikythera Mechanism, baik dari artefak maupun literatur yang ada.

Karenanya, Antikythera Mechanism sejauh ini menjadi satu-satunya benda dengan mekanisme paling rumit dari zaman dahulu.

Yang jadi pertanyaan kemudian, dari mana orang di zaman kuno bisa mendapatkan ilmu pengetahuan untuk membuat peralatan canggih semacam itu?

Baca juga: Misteri Antimateri yang Dikhawatirkan Menghancurkan Dunia

Related

Science 8340996619533122997
item